Semakin banyaknya organisasi-organisasi yang mengimplementasikan IT (information technology) di lingkungan internalnya merupakan salah satu tolok-ukur meningkatnya kesadaran lembaga atas akselerasi, efisiensi maupun efektifitasnya.
Banyak strategi yang sudah ditempuh oleh organisasi-organisasi tersebut. Mulai dari yang sifatnya try and error hingga menerapkan framework menurut best-practices yang sudah disusun oleh berbagai kalangan menurut kebutuhannya masing-masing.
Pola umum yang digunakan oleh setiap organisasi tersebut dalam strateginya adalah melakukan alih-sumberdaya (outsourcing), mengelolanya secara mandiri dengan tim internal maupun kombinasi di antara kedua pola tersebut.
Nah, masalah mulai muncul saat organisasi menetapkan pola yang akan digunakan di dalam strategi mereka. Terutama jika kemudian sistem try and error lebih dominan karena minimnya pengalaman dan literasi implementasi IT di dalam organisasi.
Sepanjang pengalaman saya selama ini baik sebagai developer, konsultan, auditor dan pemegang kendali manajemen maka saat memutuskan apakah kita akan melakukan skema outsourcing atau internal development atau gabungan keduanya dapat melakukan pertimbangan-pertimbangan sebagai berikut:
Continue reading Pemanfaatan IT: “Dilema Outsourcing atau Internal Development”
Popularity: 2% [?]

10 Komentar Terakhir