Ini adalah berita buruk yang ingin saya sampaikan pada Anda semua, bahwa HIDUP INI MEMANG TIDAK ADIL.
Begitu banyak hal-hal yang tidak sesuai dengan keinginan dan cita-cita kita.
Seperti saat kita berusaha untuk tidak mencontek dan hanya mendapatkan nilai D sedangkan ada teman yang mencontek dan mendapatkan nilai A bahkan lulus dengan predikat cum laud.
Atau pada saat kita menolong orang yang malah di kemudian hari menikam kita dari belakang.
Serta masih banyak jutaan kisah lainnya lagi yang sering mewakili perasaan ketidakadilan akan yang diberikan oleh hidup ini kepada kita.
Lantas apakah yang bisa kita lakukan dalam menghadapi hidup yang tidak adil ini?
Mungkin kisah berikut ini dapat memberikan sedikit sentilan pada hati kita.
Syahdan ada seorang raja yang ingin menguji sejauh mana pola-sikap dan mental rakyatnya terhadap hidup ini.
Dia kemudian menggulingkan batu besar yang menutupi setengah badan jalan yang sering dilalui orang banyak. Setelah menyimpan batu besar tersebut maka sang raja bersembunyi untuk melihat apa yang terjadi.
Orang pertama yang lewat adalah seorang pedagang. Melihat batu besar tersebut dia kemudian marah-marah sambil menggerutu menyalahkan pemerintah yang tidak becus mengurus masalah batu besar tersebut. Padahal dia merasa sudah membayar pajak yang besar kepada pemerintah.
Tanpa sedikitpun menyentuh batu besar tersebut si pedagang tersebut kemudian berlalu dengan tetap bersungut-sungut.
Orang kedua yang lewat adalah seorang pegawai pemerintah. Melihat ada batu besar yang menghalangi jalan tersebut dia kemudian menengok ke segala arah sambil berdoa dalam hati semoga tidak ada orang yang melihat.
Sang pegawai pemerintah itu khawatir jika ada yang melihatnya maka dirinya sebagai pelayan masyarakat bisa-bisa dianggap tidak becus bekerja.
Maka dia pun segera beranjak meninggalkan tempat tersebut.
Setelah lama menunggu, sang raja pun mendekati batas kesabarannya dan beranggapan tidak ada orang yang memiliki pola-sikap positif di antaranya rakyatnya.
Namun kemudian muncul seorang petani bersama anaknya. Saat melihat ada batu besar yang menghalangi jalan mereka segera berusaha menyingkirkannya.
Setelah bersusah payah menyingkirkannya akhirnya batu tersebut bisa digulingkan ke pinggir jalan.
Ternyata di bawah tempat batu besar tadi tersimpan sekantung uang emas berikut surat dari sang raja yang menyebutkan bahwa uang tersebut hadiah bagi siapa saja yang berhasil menyingkirkan batu besar tersebut.
Dari cerita tersebut dapat kita renungkan bagaimana pola-sikap positif ternyata dapat memberikan hasil yang positif pula pada diri kita.
Seringkali hal-hal yang baik yang seharusnya kita terima pada akhirnya kita lewatkan begitu saja karena keengganan kita bepikir dan bersikap positif serta cenderung menyalahkan hidup yang kita anggap begitu membuat kita menderita.
Hidup ini memang tidak adil jika kita menganggapnya seperti itu..
Popularity: 2% [?]
Topik yang mungkin Terkait:
- Alloh SWT Tidak Adil Kepada Iblis?
- Para Raja yang Tidak Pernah Bermimpi Menjadi Raja
- Hidupilah Komunitas bukan Hidup dari Komunitas!
- Hidup Jawa Barat!
- Cuma Teori: “Pengembangan Diri dan Motivasi”
- Napas Perut: Alternatif Solusi Hidup Sehat nan Murah & Mudah
- Panglima Itu Tidak Perlu Mengetahui Semuanya Tapi Harus Bisa Mengendalikan Semuanya
- Iblis Memang Luar Biasa Dahsyat!
- Siap Menghadapi Sesuatu yang Tidak Siap Kita Hadapi
- Buruh Bisa Saya Ganti Pake Robot & Mesin!
- Pahami Dulu, Baru Ambil Kesimpulan..
- Pikiran Anda Tidak Sebodoh yang Anda Kira! (Karena Kita “bukan” Kera Terpelajar)
- Kesempatan Sekali Seumur Hidup: “Diterima Gabung di TDA”
- Metamorfosis Tukang Obat Keliling Gaya Baru
- Siapa Bilang Orang Nonmuslim Tidak Bisa Masuk Surga?

Subhanallah, Kisah yang memnggugah mata hati.