Nggak kerasa.. sebulan sudah semenjak ijab kabul saya sebagai Konsultan IT di Rumah Zakat Indonesia terlewati.
Insya Alloh masih ada 11 bulan lagi ke depan untuk saya belajar menjadi seorang social entrepreneur di lingkungan dengan militansi dan profesionalisme tinggi dari para amil zakat yang usianya masih sangat muda.
Bergabungnya saya di barisan para social entrepreneur ini sebenarnya dimulai dari hal yang tak terduga.
Berawal dari sebuah comment posting di sini maka terjadilah tragedi bagi sebuah Lembaga Amil Zakat di negeri ini, hihihi..
Alhamdulillah… banyak sekali yang bisa saya pelajari selama bergabung dengan para amil ini.
(Dasar konsultan kurang ajar.. bukannya ngajarin tapi malah “nyuri ilmu”, hehehe..)
Dari mulai ngantor harus dress-up lengkap berdasi padahal di kantor sendiri total dress-down modal jins belel plus kemeja santai atau polo-shirt
Sampai semangat profesional yang dikembangkan sebagai kultur organisasi yang benar-benar di luar dugaan saya.
Bayangan saya selama ini, lembaga amil zakat dikelola oleh para sukarelawan yang bekerja dengan semangat kekeluargaan tinggi
Tapi di Rumah Zakat Indonesia bayangan itu lenyap.
Apalagi waktu melihat manajemen teknologi informasi di lembaga itu.
Mayoritas seluruh kantor cabangnya di seluruh Indonesia terhubung dengan VPN dedicated access ke server utama di kantor pusat RZI di Bandung.
Belum lagi pengembangan ERZIS yang menjadi tulang punggung sistem informasi yang terkelola dengan baik.
Hmm.. trus saya ngapain dong dikontrak jadi konsultan IT, hahaha..
Jadinya setiap pertemuan konsultansi isinya cuma ngeledekin konsultan IT yang nggak kompeten ini, hihihi..
Doakan ya.. semoga proses pembelajaran saya sebagai seorang social entrepreneur bisa berjalan dengan baik dan barokah.
Popularity: 97% [?]
Topik yang mungkin Terkait:
- Kompetisi Antar Lembaga Amil Zakat
- Catatan Kecil Penutupan Rakernas Rumah Zakat Indonesia
- Mencari yang Mau Menerima Kebaikan Saja kok Susah..
- Alasan Mengapa Saya Tidak Suka Seminar (padahal beberapa kali jadi pembicara di seminar)
- Bersyukurlah Kita Jadi Warga Negara dan Tinggal di Indonesia!
- Maulid Nabi.. Kok Cuma Jadi Libur Nasional?
- Saya Jadi Mentor Wirausaha? Aya-Aya Wae..
- Belajar dari Model Bisnis Nokia
- Siapa Bilang Zakat Cuma Buang Sial?
- Ayo kita belajar ihsan..
- Clubber Beresiko Jadi Bolot..
- Mengapa Saya dan Teman-Teman Berbisnis di Bidang Teknologi Informasi
- Kuasai Informasi untuk Kuasai Dunia!
- Selamat Tahun Baru 1429H (Heran, kok nggak ada sidang isbat yaa??)
- Borong Aja Sendiri.. Pasti Orang Penasaran!!

Assalammu’alaikum,
Salam kenal, Tetap Semangat!!
@ Febry:
Alaykum Salaam Kang Febry.
Salam kenal juga & semoga selalu dirahmati Alloh SWT!
assalamualaikum..
saya mega dari ITB.
kebetulan kami akan mengadakan kompetisi entrepreneurship tingkat nasional untuk mahasiswa awal tahun 2010 ini, dan kami sedang mencari seorang sociopreneur untuk menjadi juri dalam kompetisi itu.
Membaca blog bapak ini, kami ingin sekali meminta bapak untuk ikut serta sebagai juri dalam ajang kompetisi ini.
Bila bapak berkenan, apa bisa saya meminta nomor kontak bapak?
terimakasih banyak sebelumnya.
Mega Pratiwi
Institut Teknologi Bandung.