Sejak SD hingga SMA, alhamdulillah saya belajar kepada para guru pelajaran sejarah yang hebat.
Salah satunya nenek saya tercinta yang mengajar IPS, Geografi, Ekonomi dan Sejarah saat di SMP
Hal penting yang selalu saya ingat saat tertarik belajar sejarah adalah ucapan Bu Rubijati, guru saya waktu kelas 4 SD, “Sejarah mengajarkan kita untuk mawas diri ke depan.”
Sedangkan Ibu Oom Romlah, guru saya waktu SMP mengatakan, “Kita memang tidak boleh terjebak di masa lalu. Tapi masa lalu bisa mengajarkan kita banyak hal untuk menghadapi masa depan.”
Kita memang sering menganggap enteng masa lalu, bahkan terkadang melupakannya.
Padahal sejarah adalah bagian penting dari kehidupan manusia.
Seberapa penting kah sejarah bagi kehidupan manusia?
Sejarah adalah gambaran pola kehidupan manusia.
Sehingga sangatlah wajar jika kemudian seluruh kitab suci agama di dunia selalu menceritakan mengenai sejarah suatu kaum.
Bahkan hal tersebut menempati porsi yang besar dalam catatan yang tersimpan dalam kitab-kitab suci tersebut.
Banyak manfaat yang bisa kita dapatkan dari memahami sejarah.
Sejarah mendekatkan kita kepada pemahaman yang semakin utuh segala sisi kemanusiaan.
Sejarah semakin mengingatkan tanggung jawab yang harus kita penuhi sebagai manusia.
Karena ternyata segala perubahan kehidupan yang ada di dunia ini banyak ditentukan oleh pilihan-pilihan yang dibuat oleh manusia.
Dengan memahami masa lalu, kita memiliki banyak persiapan mental untuk menghadapi masa depan.
Sekalipun tidak selalu sama persis terjadi dengan masa lalu, masa depan menghadirkan drama kehidupan yang terulang.
Dengan memahami segala hal tersebut, kita sampai pada satu titik bahwa ternyata sejarah menjadi bagian penting dalam hidup ini.
Seperti yang pernah disampaikan oleh Ibu Siti, guru sejarah saat kelas 1 SMA dulu, bahwa ilmu sejarah akan menjadi bekal yang lebih penting dibandingkan dengan ilmu pengetahuan lain yang dipelajari di bangku sekolah.
Sejarah lah yang akan menjadikan manusia bijak dan diterima secara baik di masyarakat.
NB:
Tulisan ini saya dedikasikan untuk seluruh guru saya. Tanpa Anda semua, saya hanya akan menjadi manusia tanpa esensi.
Popularity: 9% [?]
Topik yang mungkin Terkait:
- Mengapa Saya Lebih Memilih Menjadi Wirausahawan
- Mengapa Saya dan Teman-Teman Berbisnis di Bidang Teknologi Informasi
- Dialog Nasib & Takdir
- Alasan Mengapa Saya Tidak Suka Seminar (padahal beberapa kali jadi pembicara di seminar)
- Hijryah, Hikmah Keunggulan Evolusi Diri
- Resolusi 2010
- Ternyata Bayi Bisa Menjadi Guru Saya..
- Get Your Soulmate
- Mengapa Tidak Ada Harga Standar Pembangunan Software Komputer?
- Hikayat Tafsir Mimpi 7 Ekor Sapi Nabi Yusuf
- Posisi Penting Seorang CIO
- SSL dan CA, Aspek Penting yang Sering Dilupakan Saat Membangun e-Commerce
- Berperang Demi Tuhan atau Demi Kekuasaan?
- Siapa Bilang Orang Nonmuslim Tidak Bisa Masuk Surga?
- Posisi Penting SME (Subject Matter Expert) dalam Pengembangan Aplikasi Sofware

Thx…