Di tengah maraknya tekanan internasional kepada Indonesia sebagai negara yang diklaim sebagai sumber pembajakan terutama produk aplikasi perangkat lunak maka sudah seharusnya kita mencari solusi yang dapat memberikan hasil yang efektif dan efisien.
Selain itu dengan diberlakukannya Undang-undang No. 19 tahun 2002 tentang Hak Cipta akan memaksa para pengguna aplikasi perangkat lunak untuk segera memenuhi kewajibannya membayar lisensi yang ditentukan oleh produsen produk tersebut.
Tapi dengan kondisi perekonomian nasional saat ini, hal tersebut tentunya bukanlah sesuatu yang mudah untuk dilaksanakan oleh banyak pihak terutama para pengusaha kelompok usaha kecil dan menengah.
Maka pemanfaatan aplikasi perangkat lunak FLOSS (Free/Libre/Open-Source Software) dapat dijadikan solusi atas persoalan tersebut.
Berikut ini akan kita coba hitung bersama berapa besar investasi yang bisa dihemat dengan solusi tersebut di atas serta perbandingan kompetitif antara produk berbasis FLOSS dan proprietary.
Perhitungan Sederhana Investasi Proprietary Software
Untuk sebuah perusahaan kelas menengah, biasanya diperlukan infrastruktur perangkat lunak sebagai berikut dalam menunjang operasional perusahaannya:
Sisi Server/Pusat Data (per komputer)
| JENIS PERANGKAT LUNAK | NAMA PRODUK | HARGA (Rp) |
| Operating System | Microsoft Windows Server Standard 2003, with 10 client | 10.990.000 |
| Language Programming | Borland Delphi 8.0 Enterprise | 32.190.000 |
| Database Server | MICROSOFT SQL Server Enterprise Edition 2005 1 Processor License | 59.790.000 |
| TOTAL INVESTASI | 102.970.000 | |
Sisi Client/Terminal Kerja (per komputer)
| JENIS PERANGKAT LUNAK | NAMA PRODUK | HARGA (Rp) |
| Operating System | Windows Vista Business | 2.675.090 |
| Office Application | Microsoft Office Small Business 2007 | 3.706.780 |
| TOTAL INVESTASI | 6.381.870 | |
Jika di sebuah perusahaan/kantor skala usaha kecil dan menengah terdapat sekitar lima unit komputer kerja maka investasi yang harus dikeluarkan adalah sebesar Rp 6.381.870 X 5 = Rp 31.909.350.
Sehingga total investasi yang harus dikeluarkan adalah sebesar Rp 102.970.000 + Rp 31.909.350 = Rp 134.879.350,-
Biaya tersebut di atas belum termasuk jika harus mengeluarkan ongkos untuk update/upgrade dan software pendukung lainnya seperti anti-virus yang lisensi pemakaiannya harus diperpanjang per tahun dengan biaya sekitar Rp 300.000 per komputer pengguna.
Kompetitif Solusi dengan Menggunakan FLOSS
Dapat dikatakan bahwa setiap aplikasi perangkat lunak FLOSS yang Anda gunakan tidak memerlukan pembelanjaan yang besar.
Kecuali untuk hal-hal rutin seperti membeli CD jika Anda malas men-download-nya atau akses internet yang memadai.
Berikut ini adalah komponen investasi jika menggunakan aplikasi FLOSS:
Sisi Server/Pusat Data (per komputer)
| JENIS PERANGKAT LUNAK | NAMA PRODUK | HARGA (Rp) |
| Operating System | Linux Debian | 0 |
| Scripting/Language Programming | PHP (Hypertext Pre Processor) | 0 |
| Database Server | PostgreSQL atau MySQL for Linux | 0 |
| TOTAL INVESTASI | 0 | |
Sisi Client/Terminal Kerja (per komputer)
| JENIS PERANGKAT LUNAK | NAMA PRODUK | HARGA (Rp) |
| Operating System | Ubuntu Linux | 0 |
| Office Application | OpenOffice.org | 0 |
| TOTAL INVESTASI | 0 | |
Solusi atas Hal-Hal yang Sering Ditanyakan/Diragukan oleh para Pengguna Baru
Bagaimana dukungan purna jual atas aplikasi FLOSS?
Saat ini di Indonesia sudah banyak perusahaan maupun konsultan yang memiliki keahlian yang memadai untuk memberikan jasa layanan dukungan teknis bagi perencanaan, penerapan dan pelatihan aplikasi FLOSS.
Salah satu di antaranya adalah PT. AWAKAMI
Apakah harus melakukan investasi perangkat keras baru?
Seluruh perangkat lunak FLOSS dikembangkan dengan komitmen untuk menghemat penggunaan sumber daya perangkat keras sekecil mungkin. Selain terkait dengan masalah investasi, hal ini berhubungan juga dengan gerakan green-world. Anda bisa bayangkan berapa besar sampah perangkat keras komputer yang bisa ditekan jumlahnya dengan munculnya gerakan ini. Bukankah bagi seorang pebisnis selama perangkat yang ada masih bisa digunakan secara optimal maka hal tersebut merupakan keuntungan yang sangat besar?
Bagaimanakah sosialisasi dan migrasi para pengguna/operator?
Tampilan pengguna (user interface) dan navigasi menu aplikasi FLOSS seperti varian Linux Desktop (Ubuntu, Mandrake, Suse, dsb) sudah sedemikian mirip dengan proprietary software populer saat ini seperti Microsoft Windows. Sehingga para pengguna Microsoft Windows tidak akan banyak mengalami kesulitan saat menggunakan aplikasi Linux Desktop. Dengan sedikit penyesuaian, para pengguna Microsoft Windows akan dengan mudah menguasai Linux Desktop.
Bagaimanakah migrasi dari aplikasi sistem dari sudah dibangun?
Secara teknis sebenarnya tidak ada masalah yang berarti. Terlebih dengan memanfaatkan aplikasi berbasis web implementasi sistem informasi menjadi lebih mudah dan bersifat open-platform.
Selain itu beberapa konsultan rekayasa perangkat lunak berbasis open-source selalu menyerahkan source-code aplikasinya kepada klien karena terikat dengan lisensi FLOSS atau idealisme mendukung gerakan tersebut.
Salah satu contohnya (lagi-lagi
) adalah PT. AWAKAMI.
Jadi bukankah setelah membaca seluruh tulisan di atas kita harus segera bermigrasi ke FLOSS?
Hidup open source…
Popularity: 3% [?]
Topik yang mungkin Terkait:
- Review Buku: “Rich Game – Cara Kaya dengan Investasi”
- Open Source Software = Freeware = Software Gratis = Layanan Gratis?
- Perlukah (Pentingkah) Audit Teknologi Informasi?
- Fakta Tentang Kehandalan FOSS (Free Open Source Software)
- Dengan IT Membantu Menyelamatkan Bumi?
- Mengapa Saya dan Teman-Teman Berbisnis di Bidang Teknologi Informasi
- Apakah Manfaat Sistem Informasi Bagi Bisnis Anda?
- Saya Anti Microsoft?
- Kuasai Informasi untuk Kuasai Dunia!
- Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) Terbaik
- Tips Membangun On-line Transaction Portal untuk Mendukung Sales & Marketing Bisnis Anda
- Tips Memilih Kontraktor IT di Organisasi/Perusahaan Anda
- Pentingnya Menetapkan Visi dan Misi Bisnis Anda
- Menyusun Proposal Teknis Pengembangan Aplikasi Software
- Sistem Informasi “Bukan” Sekedar Software Engineering!

http://www.awakami.com/ ==> This domain may be for sale
Gmn tu boss …
@ ruslimarah:
Sudah dimigrasikan ke http://www.awakami.co.id pak
Salam kenal Kang Aries…
Nanya donk kang:
Bagaimana dengan seputar designnya, misal: design image (jpg/gif/flash) yang diperuntukkan untuk memperindah tampilan aplikasinya?
Kalau saya pribadi pasti cenderung ke arah photoshop, macromedia flash (karena memang familiar dan banyak digunakan) yg kesemuanya itu udah pasti ada lisensinya.
Dan bagaimana dengan software untuk developingnya, semisal menggunakan PHP, banyak developer menggunakan Macromedia Dreamweaver karena familiar dan mudah digunakan.
Nah, apakah ada solusi FLOSS lain?
@Herman:
Salam kenal Kang Herman
Silahkan dicek di http://www.osalt.com untuk perbandingan FOSS dengan propietary.