Arsip Postingan

Blog yang Setiap Hari Saya Kunjungi

Sang Murabbi The Movie, Setetes Embun di Padang Pasir

Ustadz Rahmat Abdullah adalah salah satu sosok ulama yang menarik saya sejak beberapa tahun yang lalu.

Saat mendapat informasi bahwa biografi beliau akan dibuat sebuah film, saya menunggu-nunggu peluncurannya.

Walaupun harus bersabar menunggu indent pemesanan DVD-nya, saya terkesima menyaksikan trailernya yang berdurasi sekitar 4 menit.

Beliau adalah salah satu ulama yang ulasan-ulasannya baik yang berbentuk lisan maupun tulisan menjadi bahan referensi saya belajar agama.

Sosoknya saya kenal pertama kali saat membaca buku berjudul Dakwah Kami Kemarin dan Hari Ini yang merupakan terjemahan dari Da’watuna karya Hasan al-Bana yang disusun oleh Ustadz Rahmat Abdullah.

Hingga kemudian ulasan-ulasan tarbiyah dan harokah beliau banyak saya baca dari majalah Sabili.

Pendekatan beliau dalam berdakwah melalui jalur kesenian mengingatkan saya kepada sosok Sunan Kalijaga yang menempuh jalan yang sama.

Sebuah jalan yang cenderung dijauhi oleh banyak ulama karena dianggap sangat dekat dengan kemaksiatan dan cenderung memposisikan beliau-beliau dalam posisi yang “merakyat”.

Sebenarnya saat mendengar beliau terjun ke dunia politik hingga menjadi salah seorang anggota DPR-RI menciptakan rasa kekecewaan yang mendalam.

Kekecewaan karena rasa sayang kepada beliau menyaksikan betapa banyak ulama yang terjun ke politik kemudian melupakan jalan dakwahnya.

Tapi alhamdulillah.. kekecewaan tersebut terobati setelah menyaksikan sendiri perjalanan beliau selama menjadi seorang anggota DPR-RI.

Hingga akhir hayatnya, kesederhanaan masih melekat dalam diri beliau.
Ada pengalaman yang tidak pernah saya lupakan mengenai sosok beliau.
Waktu itu saya sedang dalam naik metromini akan menuju daerah Kalibata.

Tidak lama saya duduk, seorang bapak usia sekitar 50-an masuk dan terlihat mencari-cari bangku yang masih kosong.
Entah kesambet apa, waktu itu saya lagi sholeh-sholehnya dan menawarkan bangku saya kepadanya.

Dengan tersenyum beliau menerima tawaran saya dan menyalami saya.

“Jazakumulloh Mas, saya Rahmat,” seraya menjabat tangan saya.

“Saya Aries Pak,” balas saya.

Baru saja saya melepaskan jabatan beliau, tiba-tiba saya teringat wajah yang selalu saya lihat menjadi seorang da’i ataupun khotib sholat Jumat di beberapa tempat.

“Assalaamu’alaykum, maaf.. Bapak ini Ustadz Rahmat Abdullah ya?”
tanya saya untuk meyakinkan dugaan saya.

“Alaykum salaam.. alhamdulillah.. memang saya Rahmat Abdullah,” jawab beliau.

Wah, tentu saja saya terpana karena tidak menyangka bertemu salah seorang anggota DPR-RI dalam kesehariannya naik metro mini!

Rasa malu yang sangat pun muncul dalam hati saya.

Malu karena memendam kekecewaan di belakang punggung beliau.

Kekecewaan yang lebih didorong oleh sikap mengeneralisir dan alhamdulillah ternyata dibukakan kekeliruannya oleh Alloh SWT dengan tanpa diduga-duga.

Semoga film yang mengupas sosok beliau bisa menjadi setetes embun di padang pasir bagi generasi saat ini yang ditinggalkannya.

Setetes embun yang menyejukkan hati yang sudah sedemikan kering oleh iman, ilmu dan amal.

Popularity: 9% [?]

Bookmark this on Hatena Bookmark
Hatena Bookmark - Sang Murabbi The Movie, Setetes Embun di Padang Pasir
Share on Facebook
Post to Google Buzz
Bookmark this on Yahoo Bookmark
Bookmark this on Livedoor Clip
Share on FriendFeed

Topik yang mungkin Terkait:

  1. Review Buku “Kantongi Sang Gajah”
  2. Dilema dan Fenomena Snouck Hurgonje
  3. Hati-Hati dengan Preferensi dan Referensi Anda
  4. Catatan Kecil Penutupan Rakernas Rumah Zakat Indonesia
  5. Akankah Saya Masuk Syurga?
  6. I Love You Mom(s)..
  7. Bung Karno dan Kesayangannya
  8. Kemuliaan Beliau TIDAK Akan Pernah Berkurang!
  9. Catatan Kecil Rakernas Rumah Zakat 2010
  10. Hikmah di Balik Humor
  11. Pikiran Anda Tidak Sebodoh yang Anda Kira! (Karena Kita “bukan” Kera Terpelajar)
  12. Hasta la victoria siempre! Sampai kemenangan abadi nanti!
  13. Metamorfosis Tukang Obat Keliling Gaya Baru
  14. Ribut-Ribut Blokir Situs Porno
  15. Kok AKKBB Nggak Membela Bupati Simon Hayon?

Leave a Reply

 

 

 

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>