Arsip Postingan

Blog yang Setiap Hari Saya Kunjungi

    Berikut ini adalah daftar blog yang ditangkap oleh feed agregator blog ini dari sekitar 500 blog yang menarik saya.

    Daftar ini hanya menampilkan blog yang memiliki posting sesuai dengan tanggal hari ini dan dimutakhirkan setiap 30 menit.

    Selamat menikmati tulisan-tulisan menarik dari daftar berikut:

  • Sejarah batik di Indonesia (1)
  • Posted 10 hours ago

Menentukan Mahal-Murahnya Tarif Jasa Layanan (Apapun)

Saat sedang mengemudikan mobil di luar kota tiba-tiba kendaraan saya berhenti mendadak. Setelah menepikan mobil dan membuka kap mesin, saya mencoba mencari-cari sumber penyebab mogoknya sang mobil.

Dengan segenap daya upaya dan literasi yang ada, akhirnya saya menyerah karena sang mobil tetap saja melakukan aksi mogoknya dengan damai.

Akhirnya dengan rekomendasi dari seorang penduduk sekitar yang ada di dekat tempat kejadian perkara saya memanggil seorang montir mobil yang dianggap ahli oleh dia.

Tidak berapa lama sang montir pun datang dengan membawa perlengkapan standar profesionalnya.

Layaknya seorang dokter, dia mendiagnosa mobil saya dengan beberapa pertanyaan (tentunya yang ditanya adalah saya, kalau yang ditanya mobilnya nggak mungkin kan).

Setelah sesi diagnosa, sang montir pun mulai memeriksa kondisi fisik mobil saya secara menyeluruh. Kemudian setelah mengotak-atik beberapa komponen, dia menyuruh saya menyalakan kembali mesin mobil.

Woila.. ternyata dengan sentuhan dingin sang montir mobil saya pun berhenti melanjutkan aksi mogoknya dan dapat berfungsi dengan normal.

“Berapa ongkos servisnya pak,” tanya saya pada sang montir setelah uji coba terakhir berakhir dengan sukses.

“Ah, murah kok. Totalnya 300 ribu saja. Ganti karet yang tadi sih gratis, paling nanti kalau sampai Bandung segera beli karet ini terus ganti saja. Paling harganya cuma 5000 saja. Gampang kok,” jawabnya dengan santai.

Dengan sedikit mendongkol, akhirnya saya pun membayar ongkos servis itu dan melanjutkan perjalanan ke Bandung dengan aman sentosa.

Sepanjang jalan saya jadi berfikir dan pada akhirnya tersenyum plus menertawakan diri sendiri. Bagaimanapun walau pada akhirnya terlihat sederhana dan mudah saat menyelesaikan masalah mobil mogok tadi, sang montir tentunya menjalani proses pembelajaran dan pengalaman yang panjang untuk bisa memberikan solusi seperti tadi.

Saya pun jadi berfikir bahwa sebuah produk jasa bukanlah benda nyata (concrete) yang bisa didefinisikan harga dasar bahannya dan ongkos pembuatannya.

Produk jasa adalah masalah transaksi kepuasan maupun kepercayaan dari penggunanya dan proses pembelajaran berkelanjutan dari produsennya.

Karena itu tidak perlu heran jika ada sebuah salon di Jakarta yang mematok tarif potong rambut sampai 600 ribu rupiah dan tetap dipenuhi antrian para pelanggannya. Padahal salon lainnya yang mematok tarif hanya 20 ribu rupiah terlihat sepi dari pelanggan.

Memang kalau sudah urusan produk jasa menjadi agak sulit dalam menentukan harga layanannya.

Hal tersebut pernah saya alami pada saat memulai karier sebagai IT professional freelancer pada tahun 1997.

Waktu itu klien pertama yang memberikan proyek pada saya sampai tertawa saat menanyakan berapa tarif untuk pekerjaan yang akan dia berikan.

Dengan kebingungan dan kebodohan luar biasa saya hanya tertegun dan menyerahkan nilainya pada dia. Waktu itu saya masih beruntung karena klien tersebut masih kerabat sehingga memberikan harga yang pantas atas jasa yang saya berikan.

Namun di kesempatan lain, saya malah jadi rugi saat menerima pekerjaan karena harus mengeluarkan biaya ekstra untuk transportasi dan uang makan.

Tapi sih pada akhirnya seiring dengan perjalanan waktu dan meningkatnya kepercayaan dan reputasi dari para klien, saya bisa menetapkan harga yang pantas bagi jasa layanan saya.

Saya yakin banyak orang yang lebih cakap dan ahli dengan harga yang secara nominal di lebih kecil dalam penawaran tarif jasa layanannya.

Namun dengan pengelolaan kepercayaan dan kepuasan pelanggan yang baik serta ditambah etos belajar yang tinggi, yakinlah bahwa para pelanggan akan selalu menghubungi kita.

Ingatlah bahwa mereka adalah manusia seperti kita. Mereka ingin dipuaskan dan disenangkan dengan pelayanan yang baik dan memiliki sentuhan pribadi sehingga terasa diistimewakan oleh kita.

Bila suatu saat terjadi hal-hal yang kurang menyenangkan kepada para pelanggan atas layanan kita, segera memberikan respon positif dan bertanggung jawab atas kesalahan tersebut.

Jika dulu ada semboyan “Pembeli adalah raja” maka saya lebih suka dengan semboyan ciptaan sendiri “Pembeli adalah manusia”.

Karena sama-sama sebagai manusia, kita dapat berinteraksi secara baik dengan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan yang ada sehingga semua pihak mendapatkan haknya serta menyelesaikan kewajibannya secara proporsional.

Bagaimanapun juga Rocker Pelanggan juga manusiaaaaaa…..” :mrgreen:

Popularity: 2% [?]

Topik yang mungkin Terkait:

  1. Mohamad Toha: “Pahlawan Nasional Tanpa Tanda Jasa”
  2. Open Source Software = Freeware = Software Gratis = Layanan Gratis?
  3. Menyusun Proposal Teknis Pengembangan Aplikasi Software
  4. Buruh Bisa Saya Ganti Pake Robot & Mesin!
  5. Para Mentor & Panutan Bisnis Saya (yang kata orang sih nggak mutu..)
  6. Pentingnya Menetapkan Visi dan Misi Bisnis Anda
  7. Harga BBM Melangit? Buka Toko On-line Saja!
  8. Profit Oriented VS Berkah Oriented
  9. Pahami Dulu, Baru Ambil Kesimpulan..
  10. Step by Step Build Online Store for Dummies
  11. Empati: “Kunci Pemasaran Efektif”
  12. Lima Tips dalam Penyusunan Anggaran TI yang Baik
  13. IT Audit Standard Tools/Framework (Bagian III)
  14. Review Buku “The Art of Innovation”
  15. Tips Membangun On-line Transaction Portal untuk Mendukung Sales & Marketing Bisnis Anda

Leave a Reply

 

 

 

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>