Selama ini kita begitu terlena bahkan ribut dan berjibaku dengan sesama demi membela apa yang sering disebut sebagai HAM alias Hak Asasi Manusia.
Bahkan sampai-sampai karena dianggap sedemikian pentingnya HAK kita pun membentuk Komisi Nasional yang secara khusus mengurusi HAM.
Anehnya, kita tidak pernah menganggap penting apa yang disebut sebagai KEWAJIBAN.
Padahal sebagai manusia yang beradab mendahulukan KEWAJIBAN dibandingkan HAK adalah sebuah keniscayaan.
YA.. sebagai manusia beradab sepatutnya kita lebih memikirkan bagaimana “melunasi” hutang-hutang KEWAJIBAN dibandingkan “menagih” piutang-piutang HAK kita dipenuhi.
Bahkan dalam pandangan saya dengan kedangkalan kebijaksanaan dan ilmu, sebenarnya relatif dalam hidup kita sebagai manusia tidak memiliki sedikitpun apa yang disebut HAK.
Hidup adalah untuk menunaikan hutang-hutang KEWAJIBAN kita.
Bukankah sebenarnya HAK adalah dorongan ego dari dalam diri kita yang menuntut dipuaskannya nafsu untung-rugi dalam menilai sebuah keadilan?
Jadi masihkah kita pantas berteriak lantang menuntut HAK sedangkan KEWAJIBAN masih banyak yang belum ditunaikan?
Popularity: 15% [?]
Topik yang mungkin Terkait:
- Ribut-Ribut Blokir Situs Porno
- Berita Basi: Ribut-Ribut IPDN (Kok Akabri Nggak Pernah Ribut yaa??)
- Membosankan: Ribut-Ribut RUU Pornografi
- Ribut-Ribut Gratis ups.. Gratifikasi
- Perdana Menteri Turki Bikin Malu Saja..
- Seandainya Saya yang Isro Mi’roj (pasti nggak mau balik lagi ke dunia..)
- Haahhh.. Kamu Nggak Bisa Bayar Qurban?
- Selamat Tahun Baru 1429H (Heran, kok nggak ada sidang isbat yaa??)
- Sudahkah Kita Nikmati Ibadah Kita?
- Kok AKKBB Nggak Membela Bupati Simon Hayon?
- Masihkah Ada Alasan untuk TIDAK Berkurban?
- Kenapa Sih Nggak Pasang Link Adsense?
- Para Mentor & Panutan Bisnis Saya (yang kata orang sih nggak mutu..)
- Oleh-Oleh Mudik Lebaran 2008
- Filantropi: “Kedok Kesalehan Kapitalisme”

Saya sangat terkesan. Memang, ada yang hanya pandai menuntut hak dan lupa akan kewajibannya…
Inilah perubhn karakter anak bgs dgn lunturnya budaya malu ,yang lbh brt timbangannya malu2in .sering merasa bangga bs bicara ttg HAKnya sementara KEWAJIBAN sering dikesampgkn .semestinya bercerminlah dl dgn cermin org2 yg mampu membw nama baik bgs