Kepada Yang Mulia
Presiden Republik Indonesia,
Wakil Presiden Republik Indonesia,
Para Pimpinan DPR/MPR/DPD Republik Indonesia,
Para Anggota DPR/MPR/DPD Republik Indonesia,
Para Hakim Agung Mahkamah Agung Republik Indonesia,
Para Anggota Kabinet Republik Indonesia,
Serta Para Pimpinan Lembaga Negara Lainnya.
Dengan hormat,
Yang Mulia Sekalian..
Melalui surat ini kami memohon maaf jika selama ini kami hanya mampu memberikan fasilitas sekedar milyaran rupiah per tahun,
Karena sekedar untuk mencukupi makan kami sehari sekali saja harus mempertaruhkan harga diri dan nyawa kami,
Karena sekedar untuk dapat hidup sesuai martabat kemanusiaan pun kami harus berhadapan dengan buldozer para pemilik lahan dan satpol pamong praja,
Karena uang milik kami sudah hilang tak terhingga dicuri dan dirampok para koruptor dan manipulator biadab.
Yang Mulia Sekalian..
Melalui surat ini kami mohon maaf jika selama ini anak-anak kami turun ke jalan demi menyuarakan jeritan kepedihan kami,
Karena kami merasakan betapa setiap junjungan kami ternyata sudah tidak mampu mendengarkan isak tangis anak-anak kami yang kelaparan,
Karena kami merasakan betapa setiap junjungan kami ternyata sudah tidak mampu melihat tubuh-tubuh kami yang hanya menyisakan tulang kurus berbalut kulit,
Karena kami merasakan betapa setiap junjungan kami ternyata sudah tidak mampu mencium bau mewangi lingkungan kami yang dikelilingi indahnya perbukitan sampah,
Karena kami merasakan betapa setiap junjungan kami ternyata sudah tidak mampu merasakan kulit tubuh kami yang mati rasa didera penderitaan tiada henti,
Karena kami merasakan betapa setiap junjungan kami ternyata sudah tidak mampu mengecap nikmatnya diet kami hingga setiap rongga usus kami sudah menempel karena tidak pernah dilewati pangan yang bergizi.
Yang Mulia Sekalian..
Kami mohon maaf jika menuntut diperlukan sebagai individu dan bukanlah sekedar deret angka statistik,
Karena kami adalah manusia yang diciptakan oleh-Nya dengan derajat yang sama sebagai hamba-Nya,
Karena kami adalah saudara sebangsa dan setanah air dengan Anda semua,
Karena kami adalah manusia yang menginginkan adanya penghormatan dari manusia lainnya.
Yang Mulia Sekalian..
Kami mohon maaf jika akhirnya kami mengutuki Anda semua,
Walaupun kami tahu bahwa doa orang teraniaya akan selalu dikabulkan oleh-Nya,
Karena pada akhirnya hanya tinggallah doa kepada-Nya yang kami punya.
Cimahi, 28 Mei 2008
Salam,
==Manusiayangmohondimanusiakan==
Popularity: 20% [?]
Topik yang mungkin Terkait:
- Megalomania: Penyakit yang Mewabah di Negeri Ini..
- Para Raja yang Tidak Pernah Bermimpi Menjadi Raja
- Para Remaja: Ayo Kita Lawan Bullying!!
- Para Mentor & Panutan Bisnis Saya (yang kata orang sih nggak mutu..)
- Haruskah Memilih yang Terbaik dari yang Terburuk?
- Bedanya Pemuda 80 Tahun yang Lalu
- Mencari yang Mau Menerima Kebaikan Saja kok Susah..
- Masihkah Ada Alasan untuk TIDAK Berkurban?
- Oleh-Oleh Mudik Lebaran 2008
- Selamat Idul Fitri 1429 Hijryah
- Metamorfosis Tukang Obat Keliling Gaya Baru
- I Love You Mom(s)..
- Pikiran Anda Tidak Sebodoh yang Anda Kira! (Karena Kita “bukan” Kera Terpelajar)
- Hebatnya Pak Harto!
- Apa yang Terjadi Setelah Seabad Kebangkitan Nasional?

hehehe….
menarik juga bos isinya….
oiya,…tampilkan juga dong cara cepat menjadi kaya….
peace Bos….