Arsip Postingan

Blog yang Setiap Hari Saya Kunjungi

    Berikut ini adalah daftar blog yang ditangkap oleh feed agregator blog ini dari sekitar 500 blog yang menarik saya.

    Daftar ini hanya menampilkan blog yang memiliki posting sesuai dengan tanggal hari ini dan dimutakhirkan setiap 30 menit.

    Selamat menikmati tulisan-tulisan menarik dari daftar berikut:

Empati: “Kunci Pemasaran Efektif”

Beberapa hari yang lalu seorang credit card salesman dari sebuah bank swasta mendekati meja makan tempat saya sekeluarga sedang menikmati makan malam di sebuah restoran di kawasan CiWalk (Cihampelas Walk) Bandung.

Dengan gaya yang santun dia mempromosikan produk kartu kreditnya dengan persuasi yang sejujurnya sedikit dirasakan memaksa :smile:

Sekitar hampir 10 menit hingga hidangan yang kami pesan tiba, sang salesman masih juga belum berhasil meyakinkan kami untuk “membeli” produk yang ditawarkan.

Bandingkan dengan ilustrasi berikut ini.

Saat kami sedang makan di Nasi Uduk Merdeka, seorang pengamen datang dengan menenteng gitarnya.

Dengan sopan dia menyapa seluruh pengunjung dan mendatangi meja demi meja yang pengisinya sedang tidak bersantap.

Di setiap meja yang dia datangi terlontar pertanyaan, “Maaf, ada lagu favorit yang Bapak/Ibu ingin saya mainkan malam ini?”

Wah, sungguh kejutan yang menyenangkan buat saya dan isteri plus beberapa pengunjung yang lain.

Hampir setiap orang yang ditanya, termasuk saya menyebutkan sebuah judul lagu.

Hebatnya, sang pengamen mencatat dalam sebuah notes kecil setiap lagu pesanan dan mengambil posisi yang nyaman di sekitar warung tenda.

Tidak berapa lama mengalunlah lagu yang dipesan oleh para pengunjung dengan merdunya.

Tentu saja dengan senang hati para pengunjung yang dimainkan lagunya, bahkan yang tidak pun mengisi kardus di dekat sang pengamen dengan uang minimal sebesar seribu rupiah.

Nah, terlihat sebuah kontradiksi bukan?

Sang credit card salesman terlihat tidak memiliki empati terhadap prospeknya. Sedangkan sang pengamen setidaknya memperlihatkan empati kepada para prospeknya.

Sang salesman sangat sibuk menceritakan produknya yang belum tentu diharapkan apalagi diperlukan oleh prospeknya.

Ataupun jika memang diperlukan pun, sang prospek belum tentu senang untuk membelinya.

Sedangkan sang pengamen mendekati hati para prospeknya. Dia berusaha berempati kepada para prospeknya dengan menanyakan apa yang mereka inginkan.

Sudah menjadi sifat dasar manusia untuk didengar dan diperhatikan keinginannya.

Di dalam situasi saat ini dimana orang sedemikian sibuk dengan urusannya masing-masing maka sebuah empati sekecil apapun akan sangat menyentuh hati si penerima respon.

Tentu saja dengan tanpa diminta sang penerima empati yang menjadi target prospek akan dengan senang hati mencurahkan isi hatinya.

Hal ini tentu saja akan memudahkan kita dalam posisi sebagai penjual untuk mengetahui keinginan dan kebutuhan mendasar prospek.

Bukankah itu adalah hal yang terpenting saat kita menawarkan sesuatu untuk dijual?

Yaitu menjual produk yang tepat kepada orang dengan keinginan dan kebutuhan yang sesuai?

Empati adalah kata kunci membuka pintu hati prospek kita.

Popularity: 11% [?]

Bookmark this on Hatena Bookmark
Hatena Bookmark - Empati: “Kunci Pemasaran Efektif”
Share on Facebook
Post to Google Buzz
Bookmark this on Yahoo Bookmark
Bookmark this on Livedoor Clip
Share on FriendFeed

Topik yang mungkin Terkait:

  1. Tips Berkomunikasi Efektif
  2. Berfikir Efektif VS Berfikir Efisien
  3. 5 Elemen Kunci Internal Control
  4. Buruh Bisa Saya Ganti Pake Robot & Mesin!
  5. Metamorfosis Tukang Obat Keliling Gaya Baru
  6. Pahami Dulu, Baru Ambil Kesimpulan..
  7. Business is Just a Game!
  8. Masihkah Pembeli adalah Raja?
  9. Menyusun Proposal Teknis Pengembangan Aplikasi Software
  10. Lho.. Kambing kok Disuruh Bertelur!
  11. Profit Oriented VS Berkah Oriented
  12. Resensi Buku “Hypnotic Writing”
  13. Panglima Itu Tidak Perlu Mengetahui Semuanya Tapi Harus Bisa Mengendalikan Semuanya
  14. Get Your Soulmate
  15. Hidupilah Komunitas bukan Hidup dari Komunitas!

5 comments to Empati: “Kunci Pemasaran Efektif”

  • joko

    bagus sekali penjelasan anda yang disertai dengan cerita akan pengalaman yang dialami sendiri…
    saya seorang mahasiswa S1 manajemen pemasaran, saat ini saya masih sulit menangkap apakah inti dari pemasaran itu???

    apakah menurut anda inti dari pemasaran sebatas memenuhi kebutuhan (needs)/keinginan(wants) yang sesuai dengan waktu/timing yang tepat (permintaan)???
    bagaimana jika kita hadapkan pada produk baru (inovatif) yang masih belum terbentuk permintaan dari konsumen karena belum dikenal????
    mohon pencerahannya…..

  • luar biasa…menarik sekali..banyak sekali tips2 pemasaran sudah dilakukan oleh orang yang belum tentu mempelajari bidang tersebut…

  • Keren.. :grin:
    andai banyak pemasar menggunakan empati

  • ferry

    Mas,mohon maaf sebelumnya.Karna keterbatasan waktu (warnet)dan saya sangat tertarik dg isi blog anda,maka ada beberapa tulisan anda yg saya copi langsung ke blog saya.Semoga anda memaklumi adanya dan semua tulisan anda bermanfaat bagi saya terutama memberi inspirasi semua orang.Demikian klarifikasi dari saya.Terima kasih dan sukses buat anda.

    Ferry.
    e412ly@gmail.com

Leave a Reply

 

 

 

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>