Arsip Postingan

Blog yang Setiap Hari Saya Kunjungi

    Berikut ini adalah daftar blog yang ditangkap oleh feed agregator blog ini dari sekitar 500 blog yang menarik saya.

    Daftar ini hanya menampilkan blog yang memiliki posting sesuai dengan tanggal hari ini dan dimutakhirkan setiap 30 menit.

    Selamat menikmati tulisan-tulisan menarik dari daftar berikut:

Anggaran TI (Information Technology Budgeting) Bagian III

Biaya Langsung VS Biaya Tak Langsung (Direct Costs VS Indirect Costs)

Jika dalam sistem penganggaran biaya proyek dikenal tiga kategori komponen biaya maka dikenal pula dua jenis biaya, yaitu biaya langsung (direct costs) dan biaya tidak langsung (indirect costs).

Biaya Langsung (direct costs) antara lain adalah gaji/honor tenaga kerja, penyewaan peralatan, software dan pelatihan untuk anggota tim proyek. Dapat dikatakan bahwa setiap biaya yang dikeluarkan secara langsung untuk mengerjakan proyek dapat dikelompokkan sebagai jenis biaya langsung.

Biaya Tak Langsung (indirect costs) adalah pengeluaran dana yang tidak secara spesifik ditujukan untuk proyek seperti misalkan tim proyek Anda kemungkinan harus bekerja sama dengan karyawan lain di perusahaan yang bukan merupakan anggota tim proyek tersebut.

Maka biaya sewa gedung kantor perusahaan tersebut dapat dikategorikan sebagai biaya tak langsung (indirect costs) karena tidak secara khusus dihubungkan dengan proyek tersebut sejak seluruh karyawan perusahaan bekerja dalam gedung yang disewa tersebut.

Contoh lain dari biaya tak langsung adalah:

  • Honor staf administrasi
  • Manajer
  • Anggota fungsional proyek yang mungkin diperbantukan dalam mendukung tim pelaksana proyek menjalankan kegiatannya namun tidak memiliki penugasan khusus dalam proyek tersebut.

Untuk memastikan biaya tak langsung yang mungkin harus dikalkulasikan dalam penyusunan anggaran maka sebaiknya Anda berkonsultasi dengan bagian akunting atau keuangan.

Hal ini disebabkan masing-masing lembaga memiliki kebijakan yang berbeda-beda mengenai prosedural penetapan biaya tidak langsung dalam sistem akuntansinya.

Maka sebaiknya Anda memastikan terlebih dahulu mengenai hal tersebut sebelum melakukan finalisasi atas anggaran yang disusun.

Kumpulkan Seluruh Dokumen (Gather the Docs)

Langkah pertama yang harus dilaksanakan dalam menyusun anggaran proyek adalah kumpulkan seluruh dokumen perencanaan dalam lembaga Anda sebagai referensi.

Dari dokumen yang dikumpulkan tersebut maka Anda akan mulai dengan melakukan peninjauan secara menyeluruh terhadap sasaran yang ingin dicapai oleh proyek dan didukung oleh sistem pembiayaan yang layak.

Kemudian pelajari daftar tugas/kerja, struktur penurunan dan pembagian kerja (work breakdown structure/WBS) serta diagram jaringan sistem kerja yang ada di lembaga Anda.

Catatlah setiap tugas atau komponen yang kemungkinan akan terkait dengan hal-hal tersebut dalam daftar Anda.

Selain itu masukkan jadual pelaksanaan kegiatan, daftar kebutuhan sumber daya serta grafik mengenai aturan-aturan maupun alur pertanggungjawaban tugas yang mungkin harus dimasukkan dalam komponen pembelanjaan dalam anggaran yang sedang disusun.

Jangan lupakan untuk memasukkan biaya sewa peralatan, fasilitas pendukung serta pembelanjaan material yang diperlukan dalam daftar tugas maupun elemen struktur penurunan dan pembagian kerja (WBS).

Setelah itu catatlah daftar rencana anggaran biaya Anda seperti misalkan dalam sebuah electronic spreadsheet file.

Sebaiknya demi mewujudkan pengelolaan yang benar, Anda harus menggunakan jadual pelaksanaan proyek dan mulai membuat prakiraan awal anggaran biaya atas masing-masing tugas yang ada dalam daftar jadual kerja.

Popularity: 6% [?]

Bookmark this on Hatena Bookmark
Hatena Bookmark - Anggaran TI (Information Technology Budgeting) Bagian III
Share on Facebook
Post to Google Buzz
Bookmark this on Yahoo Bookmark
Bookmark this on Livedoor Clip
Share on FriendFeed

Topik yang mungkin Terkait:

  1. Anggaran TI (Information Technology Budgeting) Bagian I
  2. Anggaran TI (Information Technology Budgeting) Bagian II
  3. Anggaran TI (Information Technology Budgeting) Bagian VI
  4. Anggaran TI (Information Technology Budgeting) Bagian IV
  5. Anggaran TI (Information Technology Budgeting) Bagian V
  6. Lima Tips dalam Penyusunan Anggaran TI yang Baik
  7. Tips Menghitung Anggaran Biaya Software Development/Engineering
  8. Pemanfaatan IT: “Dilema Outsourcing atau Internal Development” Bagian 2
  9. IT Audit Standard Tools/Framework (Bagian IV)
  10. IT Audit Standard Tools/Framework (Bagian II)
  11. IT Audit Standard Tools/Framework (Bagian V)
  12. Bingung Menetapkan Kriteria Manajer Proyek yang Baik? Ini Tips Menentukannya!
  13. IT Audit Standard Tools/Framework (Bagian I)
  14. IT Audit Standard Tools/Framework (Bagian III)
  15. Menyusun Proposal Teknis Pengembangan Aplikasi Software

1 comment to Anggaran TI (Information Technology Budgeting) Bagian III

  • Egi

    ups,
    Siapapun anda, dimanapun anda semoga atas apa yang anda usahakan yang sangat2 bermanfaat buat saya yang fakir ilmu ini, dan pada semua orang semoga anda mendapat kebaikan atas apa yang anda bagi,

    Semoga Alloh SWT memberikan kesehatan pada anda dan keluaraga anda

    wassalam,
    egi

Leave a Reply

 

 

 

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>