Setiap mahluk hidup di alam ini diciptakan dengan bekal naluri yang terbentuk sejak ruhnya ditiupkan ke dalam jasadnya.
Terlebih lagi manusia karena kesempurnaan kemampuan otaknya dibandingkan dengan mahluk hidup lainnya.
Otak yang sempurna itu memiliki kemampuan yang luar biasa dan masih terus dieksplorasi oleh para ahli untuk dimaksimalkan pendayagunaannya.
Salah satu yang menjadi daya tarik ilmu pengetahuan adalah bagaimana memanfaatkan sisi bawah sadar dalam otak manusia yang ternyata mengendap karena sengaja kita kerdilkan bahkan acuhkan keberadaannya.
Padahal kemampuan bawah sadarlah yang banyak membantu manusia menggapai impian-impiannya dan meningkatkan kapasitas dirinya.
Lantas, bagaimana supaya kemampuan bawah sadar ini bisa dibangkitkan dan dimanfaatkan kapan saja kita mau?
Otak kita selama masih hidup selalu memancarkan gelombang yang berubah-ubah frekuensinya.
Selain memancarkan gelombang, otak kita mampu merespon berbagai masukan yang mayoritas ternyata diproses oleh kelenjar pituitary.
Merangsang pituitary ini adalah kunci dari merangsang kemampuan bawah sadar kita.
Berbagai cara bisa dilakukan, seperti dengan teknik-teknik tertentu yang biasanya memerlukan bimbingan khusus dari seorang ahli yang mumpuni.
Cara yang relatif mudah dan aman adalah melakukan tebak-tebakan kartu yang dibalik. Semakin banyak perbandingan jumlah kartu yang tertebak maka semakin tinggi tingkat sensitivitas inderawi bawah sadar kita.
Mengapa bisa begitu?
Karena pada dasarnya otak manusia secara bawah sadar memiliki kemampuan mengenali pola-pola tertentu secara otomatis dibandingkan dengan bagian sadarnya.
Pengenalan pola-pola tersebut akan menghasilkan kepekaan yang semakin meningkat seiring seringnya kemampuan inderawi tersebut dilatih dan dikembangkan.
Hingga jangan heran jika kemudian bagi orang-orang tertentu, intuisi berperan penting dalam pengambilan keputusan karena kemampuannya mendeteksi kondisi di sekitarnya secara efektif.
Sebagaimana refleks fisik, mentalitas kita pun dapat dikembangkan kemampun refleksnya sehingga mampu secara cepat, tepat dan reaktif melakukan adaptasi atas perubahan di sekitarnya sebelum otak sadar kita memberikan perintah.
Popularity: 2% [?]
Topik yang mungkin Terkait:
- Pikiran Anda Tidak Sebodoh yang Anda Kira! (Karena Kita “bukan” Kera Terpelajar)
- Kemampuan Kita Ternyata Tak Terbatas
- Ulasan Buku: Blink * Kemampuan Berpikir tanpa Berpikir
- Review Buku “Latih Ulang Otak Bisnis Anda”
- Tips Memilih Kontraktor IT di Organisasi/Perusahaan Anda
- Pentingnya Menetapkan Visi dan Misi Bisnis Anda
- Niat – Seri Kita Belajar Sholat Yuk (2)
- Mas.. Ngapain Sih Anda Ngeblog?
- Apakah Manfaat Sistem Informasi Bagi Bisnis Anda?
- Takbirotul Ihrom – Seri Kita Belajar Sholat Yuk (3)
- Tahukah Anda Seorang Penerbang Menggantungkan Hidupnya pada Sebatang Jarum?
- Resolusi 2010
- Takut: Pernahkah Ada Alasannya?
- Potong Investasi Teknologi Informasi Anda dengan FLOSS..
- Ayo kita belajar ihsan..

Halo Mas Aries Setiabudi.
Di Buku Pertama saya, The Touch of Super Mind, saya kupas beberapa poin cara membangkitkan kekuatan intuisi.
Mungkin bisa Anda jadikan tambahan referensi.
Cara sederhana lainnya untuk memperkuat intuisi, sbb:
*Ajak seorang ikut membantu Anda.
*Anda berdiri membelakangi rekan Anda, beri jarak sekitar 2 meter dari rekan Anda.
*Suruh rekan Anda menggerakkan tangan yang mengarah ke Anda, terserak bergerak kemana, dengan model juga terserah, boleh berputar, bergoyang ki-ka/atas bawah, boleh pakai semua jari atau hanya beberapa jari.
*Lalu coba ikuti dengan tanpa melihat, cukup dirasakan saja.
*Jika sudah sesuai, berarti intuisi Anda semakin peka.
Salam,
Wuryanano
@ Pak Wuryanano:
Wah.. terima kasih atas informasi tambahannya Pak Nano..
Jadi dapat ilmu gratis nih