Arsip Postingan

Blog yang Setiap Hari Saya Kunjungi

Takut: Pernahkah Ada Alasannya?

Takut adalah rasa alami yang muncul dalam setiap hati manusia.

Sebagaimana perasaan alami lainnya, hal tersebut dapat berdampak positif maupun negatif. Pengelolaan atas dampak tersebutlah yang harus menjadi perhatian kita.

Rasa adalah sesuatu yang tersimpan sebagai pengalaman mental dan psikis kita. Rekaman tersebut terekam sebagai sensasi dalam bagian pikiran bawah sadar kita. Pikiran bawah sadar itulah yang membentuk pola perilaku dan pikiran manusia dalam merespon maupun bereaksi terhadap kontak yang diterima olehnya.

Pernahkah kita sadari bahwa rasa takut sebenarnya sering kali tidak beralasan?

Salah satu contohnya adalah sebagai berikut:

Waktu masih kecil, sekitar usia lima tahunan, saya sangat takut pada hantu. Padahal seumur-umur belum pernah melihatnya langsung kecuali yang ada di gambar hasil karya orang lain.

Bapak saya lantas bertanya kenapa saya takut pada hantu.

Kemudian saya menjelaskan persepsi dan bayangan yang ada dalam pikiran tentang hantu.

Salah satu karakter yang paling saya takuti adalah kuntilanak. Kuntilanak begitu menakutkan bagi saya karena banyaknya referensi yang diterima tentang hantu ini. Mulai dari ketawanya yang khas, rambutnya yang menjurai, mukanya yang pucat, giginya yang bertaring, mulutnya yang berlumur darah dan hobinya yang suka menculik anak kecil terutama bayi.

Kemudian Bapak menyuruh saya membayangkan kuntilanak dengan imajinasi sebagai berikut:

Ketawanya yang khas disamakan dengan tawa Bi Inah pembantu rumah saya yang sering saya ledek.

Rambutnya yang menjurai dikepang rapi seperti model rambut yang sedang tren saat itu.

Mukanya yang pucat dan mulutnya yang berlumur darah seperti dirias seperti badut yang sering saya ganggu di Ancol.

Dan hobi kuntilanak menculik anak kecil dibayangkan dengan prosesi bujuk rayu dan suapan menggunakan permen (jadi dari kecil saya sudah diajari jangan menerima suap :smile: )

Alhasil, sejak saat itu saya tidak takut lagi dengan hantu.

Tips dari Bapak tadi menjadi semacam metode yang saya pakai untuk keluar dari bayang-bayang rasa takut.

Misalnya saat bisnis sedang lesu, saya langsung membayangkan betapa banyak waktu luang yang bisa saya pakai berpetualang dan kemudian catatan perjalanannya bisa diposting di blog ini. Syukur-syukur ada penerbit yang merilisnya menjadi buku yang laris manis penjualannya :lol:

Jadi sahabat sekalian, hidup terlalu indah untuk ditakuti!

Popularity: 2% [?]

Bookmark this on Hatena Bookmark
Hatena Bookmark - Takut: Pernahkah Ada Alasannya?
Share on Facebook
Post to Google Buzz
Bookmark this on Yahoo Bookmark
Bookmark this on Livedoor Clip
Share on FriendFeed

Topik yang mungkin Terkait:

  1. Get Your Soulmate
  2. Benarkah Tuhan Saya adalah Alloh SWT?
  3. Metamorfosis Tukang Obat Keliling Gaya Baru
  4. Ternyata Bayi Bisa Menjadi Guru Saya..
  5. Perlukah Sertifikasi Badan Usaha bagi Perusahaan Peserta Tender di Badan Pemerintah?
  6. Filantropi: “Kedok Kesalehan Kapitalisme”
  7. Pikiran Anda Tidak Sebodoh yang Anda Kira! (Karena Kita “bukan” Kera Terpelajar)
  8. Kerikil dan Hati
  9. Catatan Kecil Rakernas Rumah Zakat 2010
  10. Siapa Bilang Zakat Cuma Buang Sial?
  11. Thoharoh – Seri Kita Belajar Sholat Yuk (1)
  12. Para Raja yang Tidak Pernah Bermimpi Menjadi Raja
  13. Cuma Teori: “Pengembangan Diri dan Motivasi”
  14. Mungkinkah Ada Makan Siang Gratis dengan Iblis?
  15. Iblis Memang Luar Biasa Dahsyat!

Leave a Reply

 

 

 

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>