Megalomania, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, berarti suatu kelainan jiwa yang ditandai oleh khayalan tentang kekuasaan dan kebesaran diri.
Sedangkan menurut terminologi medis yang didefinisikan oleh Online Medical Dictionary Universitas New Castle Inggris adalah suatu kondisi mental dimana pasien memiliki delusi mengenai kebesaran diri berlebih dan perasaan kebesaran atas dirinya sendiri.
Megalomania adalah kepercayaan yang tidak menurut kepada kenyataan yang ada mengenai superioritas, kemampuan yang luar biasa dan bahkan potensi terpendam yang hebat.
Karakter dari pengidap gangguan jiwa ini adalah kebutuhan akan kekuatan total dan kontrol terhadap yang lain dan ditandai dengan kurangnya empati atas segala sesuatu yang tidak sesuai dengan kebutuhannya tersebut.
Narcissistic Personality Disorder (NPD) adalah definisi klinis moderen atas penyakit jiwa yang dikaitkan dengan megalomania.
Lantas untuk apa saya membahas mengenai penyakit jiwa ini?
Entahlah..
Saya pikir tanpa harus panjang lebar, Anda semua bisa menebak ke arah mana maksud tulisan ini.
Dengan melihat gejala dan definisi dari penyakit jiwa megalomania tersebut, Anda bisa melihat betapa wabahnya sudah menyebar di seantero negeri ini.
Lihatlah para figur publik seperti selebritis dan politisi saling berlomba mempertontonkan gejala-gejala penyakit ini.
Saya sendiri tidak tahu apakah mereka menyadari atau tidak sedang mengidap penyakit jiwa tersebut.
Lantas, apakah penyakit ini bisa dirawat dan disembuhkan?
Jawabannya bisa, hanya masalah terbesarnya adalah bagaimana mungkin mengobati orang yang tidak merasa dirinya sakit?
Mungkin apa yang dikatakan seorang teman ada benarnya juga, “Lha, sejak kapan orang gila merasa gila? Malahan dia menganggap dirinya paling waras dan orang lain semua gila.”
Popularity: 6% [?]
Topik yang mungkin Terkait:
- Waspadai Penyakit Mental Obsessive-Compulsive Disorder (OCD)
- Surat Terbuka untuk Yang Mulia Para Petinggi Negeri
- Review Buku: Yang Orangtua Harus Tahu tentang Vaksinasi pada Anak
- Para Raja yang Tidak Pernah Bermimpi Menjadi Raja
- Apa yang Terjadi Setelah Seabad Kebangkitan Nasional?
- 5 Tips Berhenti Merokok (Buat yang Niat) dan Faktor Pendorong Berhenti Merokok (Buat yang Belum Niat)
- Haruskah Memilih yang Terbaik dari yang Terburuk?
- Bedanya Pemuda 80 Tahun yang Lalu
- Konsepsi Ikhlas (Menurut Santri Ngawur)
- Perlukah Pelatihan Motivasi dan Pengembangan Diri?
- Seandainya Saya yang Isro Mi’roj (pasti nggak mau balik lagi ke dunia..)
- Para Remaja: Ayo Kita Lawan Bullying!!
- Para Mentor & Panutan Bisnis Saya (yang kata orang sih nggak mutu..)
- Berperang Demi Tuhan atau Demi Kekuasaan?
- Sisindiran, Kesenian Tradisional Sunda yang Dilibas Rap

salam untuk anda,
tolong dijelaskan lebih rinci lagi “Megalomania adalah kepercayaan yang tidak menurut kepada kenyataan yang ada mengenai superioritas, kemampuan yang luar biasa dan bahkan potensi terpendam yang hebat”
terimakasih.
@ irwan:
Salam,
Jadi maksudnya:
Para pengidap megalomania menganggap dirinya itu superior, memiliki kemampuan luar biasa bahkan potensi luar biasa yang terpendam.
Padahal sebenarnya kenyataannya tidak sama sekali
Terima kasih kembali.
Adakah tokoh terkenal di Indonesia yg mempunyai ciri megalomania personality, dari kalangan pejabat dan artis? Agar bisa mengenali perilaku lebih dekat!
@ Monique:
Wah.. jangan dong ah..
Ntar saya dituntut pake pasal UU ITE, ntar ada Gerakan Koin Buyae lagi.. hahaha
Narcissistic Personality Disorder (NPD) = Megalomania ?
@ Bang Buya:
Jadi pada tingkatan tertentu orang-orang yang cenderung narsis lebih besar kemungkinannya untuk mengidap syndrom megalomania?
@Gynn’:
Menurut para ahli kejiwaan sih seperti itu Pak
pak Budi yg terhormat..bpk bilang penyakit megalomania sebetulnya bisa disembuhkan. Bagaimana caranya, kalo (spt bpk bilang) si penderita tidak merasa? Tolong doong…