Seorang pengunjung blog saya mengirim e-mail yang berbunyi sebagai berikut:
Date: Sun, 27 Jan 2008 00:02:51 -0800 (PST)
From: pipien_2002@*************
Subject: salam kenal
To: aries_setiabudi@yahoo.com
selamat sore, assalammualaikum..
sebelumnya saya minta maaf atas imel saya yang mungkin tidak terduga, tapi percayalah, saya tiada punya maksud yang kurang baik kepada mas Tia maupun keluarga lewat email ini, karena saya cuma mau nanya ajah..
gini mas, saya orang awam di bidang IT, pengen nanya, ada ga sih parameter yang digunakan untuk mengatakan bahwa aplikasi program (software) yang digunakan adalah termasuk software yang bagus (selain dilihat dari sisi pengguna)?? ada standardnya ga?? misal, ada ga nilai standard untuk kecepatan penyimpanan data ketika operator melakukan entry data itu berapa detik. kebetulan kantornya saya (sebuah instalasi farmasi di suatu rumah sakit daerah), baru 2 tahun kemaren mengaplikasikan sistem informasi berbasis komputer untuk pelayanan resepnya yang meliputi entry data pasien dan data obat apa aja yang diberikan kepada pasien, beserta harganya. nha saya diminta mengevaluasi sistem yang baru berjalan itu, tapi saya tidak bisa menemukan standarnya. sejauh yang bisa saya pahami, ada beberapa parameter, misal: loading time, tapi tidak tercantum, loading time yang cepat tu berapa detik standarnya..
sorry one more things..
untuk mengevaluasi sistem informasi apakah ada metode lain selain COBIT?? trimakasih sebelumnya
terimakasih telah menyempatkan membaca, syukur kalo bisa membalas..
i’m looking forward for your reply… assalammualikum..
Seringkali kita kesulitan mengukur kualitas sebuah aplikasi perangkat lunak komputer yang kita gunakan.
Setidaknya jika ditinjau dari sisi pengguna yang biasanya sangat asing dengan metode pengujian kualitas software, terdapat daftar periksa minimum yang dapat digunakan untuk mengujinya yaitu:
- Apakah tampilan antar-muka pengguna (user interface) sesuai dengan keinginan pengguna?
- Apakah software mudah dioperasikan dan dipelajari oleh pengguna awam?
- Apakah ada operasi-operasi dalam software yang sulit namun masih layak diterima?
- Apakah software tersebut memiliki pesan galat (error message) yang cukup informatif dan mendekati pemahaman pengguna awam?
- Apakah fasilitas/menu yang ada dalam software sesuai dengan yang diinginkan?
- Apakah disediakan dokumentasi software yang baik dan lengkap?
- Diagram E-R (entity relationship)
- Dokumen Analisis dan Desain Sistem
- Buku Manual Penggunaan Aplikasi
- Apakah dalam antar muka pengguna (user interface) ditampilkan dengan responsif atau cukup lambat?
- Apakah tersedia dukungan (support) yang memadai dalam penggunaan software?
Hal yang paling terlihat dan langsung bersentuhan dengan para pengguna adalah tampilan antar-muka pengguna.
Masalah tampilan antar-muka pengguna ini menjadi penting karena harus disesuaikan dengan keinginan dan kenyamanan pengguna seperti misalkan letak tombol, menu sistem, navigasi, dsb.
Nah, jika untuk masalah antar-muka pengguna saja sang pengembang aplikasi perangkat lunak tidak mampu memenuhi keinginan penggunanya, apakah Anda masih tetap yakin bahwa mereka bisa memahami dengan baik dan benar business roles di lembaga milik pelanggan sehingga dapat terimplementasikan dengan baik dalam desain hingga kode programnya?
Alasan utama membangun aplikasi software adalah untuk mempermudah pekerjaan-pekerjaan Anda bukan?
Bagaimana mungkin Anda bisa dengan mudah mengoperasikan dan mempelajari sebuah aplikasi software jika tampilan penggunanya saja sudah menyulitkan?
Hal penting yang harus Anda ingat adalah: “Anda berhak menuntut pengembang software yang Anda pesan untuk menyesuaikan tampilan antar-muka pengunanya sesuai dengan kebutuhan Anda.”
Di sisi lain, kita pun harus memahami bahwa kadang-kadang terdapat keterbatasan teknis dari perangkat yang digunakan untuk membangun aplikasi perangkat lunak yang Anda pesan.
Namun setidaknya jika terdapat kendala-kendala seperti itu maka Anda harus menetapkan batas-batas yang bisa ditoleransi.
Tidak ada sebuah sistem yang 100% bebas dari error. Namun masalah yang paling penting adalah setiap muncul kesalahan tersebut maka akan tampil informasi yang cukup jelas dan lengkap mengenai error tersebut.
Semakin lengkap dan jelas pesan yang ditampilkan setiap kali terjadi error maka hal tersebut menunjukkan tingginya tingkat ketelitian saat pengembangan aplikasi software tersebut.
Kemampuan pengembang aplikasi software menampilkan seluruh fasilitas/menu yang diinginkan oleh Anda dengan baik dan benar setidaknya dapat menjadi petunjuk bahwa mereka memiliki keahlian yang memadai untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut.
Oleh sebab itu maka kelengkapan fasilitas/menu dalam aplikasi software yang Anda pesan dapat dijadikan ukuran tingkat kemampuan pengembang aplikasi software yang Anda kontrak.
Masalah dokumentasi ini sering diabaikan oleh para pengguna terlebih pihak pengembang aplikasi software.
Hal ini disebabkan oleh faktor efisiensi karena kegiatan dokumentasi tentu menuntut adanya waktu, tenaga dan biaya yang secara khusus dialokasikan untuk kegiatan tersebut.
Padahal dokumentasi tersebut sangat penting pada saat Anda misalkan akan melakukan audit maupun pengembangan lebih lanjut tanpa melibatkan pihak pengembang aplikasi software tersebut.
Setidaknya dokumentasi yang dapat Anda tuntut dilengkapi dengan benar kepada pengembang aplikasi software adalah sebagai berikut:
Untuk mengukur apakah suatu user interface memiliki waktu respon penampilan yang memadai maka diperlukan pemisahan fungsional, yaitu tampilan transaksi dan laporan.
Waktu respon tampilan transaksi (input, edit, delete form) setidaknya maksimal selama 5 detik hingga ditampilkan penuh 100%.
Sedangkan untuk tampilan laporan setidaknya waktu yang bisa ditoleransi maksimal selama 30 detik.
Hal ini seringkali dilupakan oleh para pengguna aplikasi software. Padahal seringkali oleh para pengembang pada bagian ini dijadikan semacam sumber pemerasan karena lemahnya posisi pelanggan.
Selalu pastikan bahwa Anda dilindungi oleh perjanjian SLA (services level agreement) yang dapat memastikan kewajiban pengembang untuk memberikan dukungan teknis yang memadai dan tidak terkena tambahan biaya lagi.
Jika tidak bersedia, sebaiknya Anda segera menghentikan kerjasama dengan pengembang tadi.
CoBIT sebenarnya lebih mengarah kepada framework untuk mengaudit sebuah sistem informasi. Selain CoBIT terdapat pula yang lainnya dan sudah pernah dibahas dalam beberapa posting sebelumnya.
Semoga informasi ini bermanfaat.
Popularity: 6% [?]
Topik yang mungkin Terkait:
- Manajemen Proyek Pengembangan Aplikasi Perangkat Lunak Komputer
- Tips Membangun On-line Transaction Portal untuk Mendukung Sales & Marketing Bisnis Anda
- Saya Anti Microsoft?
- Posisi Penting SME (Subject Matter Expert) dalam Pengembangan Aplikasi Sofware
- Kuasai Informasi untuk Kuasai Dunia!
- Tips Memilih Kontraktor IT di Organisasi/Perusahaan Anda
- Menyusun Proposal Teknis Pengembangan Aplikasi Software
- AWAS, Jangan Terjebak Harga Aplikasi Software Murah!!
- Ini Dia: “10 Aplikasi Buat Chatting via HaPe”
- Open Source Software = Freeware = Software Gratis = Layanan Gratis?
- Pemanfaatan CMM (Capability Maturity Model) Dalam Pengembangan Aplikasi Software
- Tips Menghitung Anggaran Biaya Software Development/Engineering
- Lima Tips dalam Penyusunan Anggaran TI yang Baik
- Perlukah IT Auditor Terlibat UAT?
- Bingung Menetapkan Kriteria Manajer Proyek yang Baik? Ini Tips Menentukannya!

hehehe.. terimakasih atas jawabannya ya pak.. saya sangat terbantu.. jadi ga puyeng lagi mikirn tesis..
@ pipien:
Sama-sama bu.. wah.. selamat atas thesis-nya ya..
Mas mw tny dunk…
Sy diminta utk cari referensi ttg waktu yg dpat ditolelir utk dpt memberikan kenyamanan dlm proses chatting di mobile phone….
Aplikasi yg sya buat pdhl memiliki waktu proses kurang dari 0,5 milisekon setiap kirimnya…
Dan sya katakn itu dpt ditolelir oleh pengguna dalam hal kenyamanan…
Tpi dri dosen sya minta referensinya brp waktu yg dpt ditolelir…
Sy bingung cri data dukungnya…
Mohon bantuannya mas…
klo ada referensi tsb mohon bantuannya dikirim ke email saya…
trima kasih…
@ novian:
Halo Mas Novian..
Agak sulit juga ya..
Saya sendiri sudah coba googling tapi nggak nemu2 juga..
Memang kalau kita fokuskan ke kepuasan pengguna jadi sangat relatif & banyak parameternya.
Nah, pertanyaannya sekarang coba dibalik..
Dasar “parameter” kenyamanan pengguna yang dimaksud oleh Dosen Anda apa?