Arsip Postingan

Blog yang Setiap Hari Saya Kunjungi

Batas Itu Ada Dalam Pikiran Kita

Menurut Anda, adakah orang yang bisa berenang melintasi Selat Sunda dalam kondisi apapun? Atau melintasi laut di daerah Samudera Indonesia dengan ketinggian ombak yang bisa mencapai puluhan meter? Bahkan lebih ekstrim lagi, adakah orang yang bisa berenang dengan tangan dan kaki terikat?

Jawabannya ADA!

Bahkan setiap tahun lebih dari satu orang Warga Negara Indonesia yang melakukannya. Mereka adalah calon-calon anggota Pasukan Marinir TNI Angkatan Laut yang sedang inisiasi baret ungunya.

Sedangkan yang mampu berenang dengan tangan dan kaki terikat adalah para anggota Pasukan Elit Marinir Batalyon Taifib (Intai Amfibi) TNI-AL (gila yaa.. pantesan tentara-tentara negeri tetangga pada takut kalau disuruh bertempur sama tentara kita).

Untuk informasi lebih lengkap tentang kehebatan pasukan elit negara kita ini silahkan browsing di sini.

Terus, ngapain saya nulis tentang kehebatan tempur mereka?

Jawabannya sederhana, secara fisik mereka adalah manusia dengan standar yang sama dengan kita. Perbedaannya adalah pada kemampuan mentalnya.

Kemampuan mental yang ditempa dengan latihan yang berat dan selalu menuntut diri sendiri untuk menembus batas. Bagi para anggota pasukan elit tersebut, lawan terberat mereka adalah diri mereka sendiri.

Ya, mentalitas seperti itulah yang harus kita miliki untuk dapat selalu menembus batasan-batasan yang terbentuk di dalam pikiran selama ini.

Karena sesungguhnya yang membatasi diri kita hanyalah dua hal: “putus asa dan puas diri”.

Selama kedua perasaan itu tidak pernah tumbuh di dalam diri kita maka seperti apapun hidup ini berubah, kita akan mampu beradaptasi di dalamnya.

NB:

Puas diri tidak sama dengan syukur lho..

Kalau puas diri adalah mentalitas: “yaa udahlah.. emang saya adanya cuma segini aja kok.. udah cukuplah dibandingin sama orang lain.. ngapain juga harus repot-repot.. udah sukur dapet segini juga..”

Sedangkan syukur adalah mentalitas: “terima kasih ya Alloh.. sudah Engkau berikan segala rahmat dalam hidup ini yang tiada berhingga.. mohon ampun atas segala kesalahan hamba-Mu ini.. mohon selalu teguhkanlah hamba-Mu ini untuk selalu di jalan yang Engkau ridhoi..”

Popularity: 7% [?]

Bookmark this on Hatena Bookmark
Hatena Bookmark - Batas Itu Ada Dalam Pikiran Kita
Share on Facebook
Post to Google Buzz
Bookmark this on Yahoo Bookmark
Bookmark this on Livedoor Clip
Share on FriendFeed

Topik yang mungkin Terkait:

  1. Pikiran Anda Tidak Sebodoh yang Anda Kira! (Karena Kita “bukan” Kera Terpelajar)
  2. Sudahkah Kita Nikmati Ibadah Kita?
  3. Resensi Buku “10 Kebiasaan Manusia Sukses Tanpa Batas”
  4. Kemampuan Kita Ternyata Tak Terbatas
  5. Review Buku: Sukses Tanpa Batas
  6. Masutatsu Oyama: “Contoh Perjuangan Keras Menembus Batas & Stigma”
  7. Ruku’ – Seri Kita Belajar Sholat Yuk (5)
  8. I’tidal – Seri Kita Belajar Sholat Yuk (6)
  9. Benarkah Alloh adalah Tuhan Kita?
  10. Sujud – Seri Kita Belajar Sholat Yuk (8)
  11. Duduk di antara dua sujud – Seri Kita Belajar Sholat Yuk (9)
  12. Al-Fatihah – Seri Kita Belajar Sholat Yuk (4)
  13. Ayo kita belajar ihsan..
  14. Takbirotul Ihrom – Seri Kita Belajar Sholat Yuk (3)
  15. Thuma’ninah – Seri Kita Belajar Sholat Yuk (7)

Leave a Reply

 

 

 

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>