Maaf nih, bukan berarti mau menyinggung perasaan pihak-pihak yang merasa masih minim pengetahuannya dalam membangun sebuah online store.
Ini sih biar judulnya bombastis aja
Plus, sebenernya ngejiplak sebuah serial buku For Dummies yang ada di pasaran.
Jika sebelumnya dalam posting Ngeblog yang (Relatif) Aman dan Mandiri saya mengulas komponen-komponen apa saja yang sekiranya diperlukan dalam membangun sebuah blog atau website maka dalam posting sekarang kita akan membahas langkah demi langkah membangun sebuah online store.
Tahapan apa saja yang dapat Anda lakukan dalam membangun sebuah online store?
Ini dia langkah-langkahnya:
- Rencanakan Nama Domain Anda
- Pilih dan Pesan Nama Domain Anda
- Rencanakan Rancangan Online Store Anda
- Pilih CMS untuk Membangun dan Mengelola Online Store
- Download CMS untuk Membangun dan Mengelola Online Store
- Uji CMS untuk Membangun dan Mengelola Online Store di Komputer Anda
- Tahapan Pemilihan Penyedia Jasa Layanan Web Hosting
- Lakukan Tes Sederhana untuk Kecepatan Aksesnya
- Minta Pendapat dari Pihak Ketiga
- Sesuaikan dengan Kebutuhan
- Periksa Manajemen dan Kepemilikannya
- Pastikan Mengenai Masalah Kepemilikan Nama Domain Internet Anda
- Pesan Jasa Layanan Web Hosting Sesuai Kebutuhan
- Upload Aplikasi Software Webstore Anda
- Publikasikan Online Webstore Anda
Nama domain internet akan menjadi merk dagang bagi Webstore yang Anda miliki. Buatlah nama domain internet yang mewakili nama usaha/perusahaan/komoditas yang dijual, mudah diingat dan jangan lupa disiapkan beberapa nominasi.
Alasannya sederhana saja, seringkali nama domain internet yang Anda incar sudah dimiliki oleh pihak lain.
Jadi daripada nanti Anda pusing karena ternyata nama domain internet yang diidamkan oleh pihak lain, lebih baik buat kira-kira 10 (sepuluh) terfavorit.
Nah, sekarang langkah selanjutnya adalah merencanakan untuk memilih Top Level Domain (TLD) yang Anda inginkan.
Saran saya sih dengan perkembangan saat ini, sebaiknya menggunakan TLD Indonesia yang dikelola oleh PANDI (Pengelola Nama Domain Internet Indonesia).
Dibandingkan menggunakan nama domain Internic seperti *.com, *.net, *.org, dsb, menggunakan nama domain internet Indonesia seperti *.co.id, *.net.id, *.or.id, dsb adalah relatif lebih aman dalam masalah kepemilikan.
Nama domain yang dikelola oleh Internic sangat mudah disalahgunakan dan diakuisisi oleh pihak lain. Misalkan Anda memiliki nama domain internet www.setiabudi.com, karena lupa memperpanjang registrasi tahunannya dan sudah melewati masa tenggang maka nama domain internet tersebut dapat dibeli oleh pihak lain.
Pada saat Anda ingin memilikinya lagi, ada kemungkinan harus membelinya dengan harga yang sangat mahal dibandingkan harga normalnya yang sekitar US$ 30/tahun.
Jika Anda akan menggunakan jalur hukum, prosesnya bisa sangat lama dan mahal. Misalkan pembajak nama domain internet tersebut berdomisili dan berwarganegara Finlandia maka proses hukum tentunya akan sangat kompleks.
Tetapi jika saya menggunakan nama domain internet Indonesia seperti www.setiabudi.co.id, jika terjadi konflik kepemilikan nama domain internet maka Anda dapat melakukan gugatan melalui lembaga peradilan di wilayah Republik Indonesia dan/atau Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI).
Setelah memastikan daftar nominasi nama domain internet yang akan digunakan di webstore Anda, silahkan hubungi registrarnya.
Saran saya sebaiknya proses registrasi dilakukan oleh Anda sendiri. Prosesnya cukup mudah dibandingkan dengan kemungkinan timbulnya sengketa kepemilikan di kemudian hari.
Selama ini karena proses pendaftaran dilakukan oleh penyedia jasa layanan web hosting, kepemilikan nama domain internet menjadi rancu.
Hal ini disebabkan biasanya penyedia jasa layanan web hosting setidaknya pada bagian kontak pembayaran/administrasi nama domain internet menggunakan nama mereka. Hal ini akan menyebabkan pihak pengelola nama domain internet pada saat proses perpanjangan registrasi akan menghubungi mereka.
Jika ternyata penyedia jasa layanan web hosting tersebut tidak menghubungi Anda dengan berbagai alasan maka sudah dapat dipastikan nama domain internet tersebut akan kadaluarsa dan dapat digunakan oleh pihak lain.
Buatlah daftar menu dan fasilitas yang ingin disediakan di webstore milik Anda. Hal ini penting supaya dalam proses pembangunan nanti tidak bersifat tambal sulam.
Anda dapat melihat-lihat contoh webstore ternama yang ada seperti Bhineka dan Amazon.
Nah, setelah Anda siap dengan rancangan webstore yang ingin dibangun, tahapan selanjutnya adalah memilih alat (tools) yang ingin digunakan mewujudkannya.
Untuk penjelasan mengenai masalah ini Anda dapat melihat di posting ini.
Tentu saja setelah Anda menentukan akan menggunakan CMS yang akan dipakai mengembangkan webstore, segeralah download filenya dari internet.
Untuk aplikasi perangkat lunak web seperti Wordpress, Drupal, Joomla, Mambo Open Source atau Xaraya Framework berbasiskan lisensi open source dan dibangun menggunakan bahasa skrip PHP.
Dengan demikian proses instalasinya pun relatif mudah. Anda tinggal download file yang sudah dikompresi. Kemudian setelah 100% terunduh (download) silahkan diekstrak ke direktori hosting yang Anda inginkan.
Sebaiknya untuk menghemat biaya akses internet, Anda membangun dan menguji-coba aplikasi webstore secara lokal di komputer pribadi Anda.
Anda dapat menggunakan XAMPP yang dapat diinstalasi dan digunakan dengan mudah di berbagai sistem operasi populer seperti Linux, Windows, Mac OS X dan Solaris.
Prosesnya instalasi dan penggunaannya relatif mudah untuk dipelajari dengan baik.
Tahapan penting yang harus dilakukan adalah melakukan pemilihan penyedia jasa layanan web hosting yang akan digunakan menyimpan seluruh file aplikasi webstore milik Anda.
Berikut ini beberapa tips yang harus diperhatikan saat melakukan pemilihan penyedia jasa layanan web hosting:
Kecepatan akses untuk menampilkan halaman situs web adalah titik kritis dari sebuah webstore. Semakin cepat waktu akses suatu halaman webstore akan berdampak pada semakin baiknya citra toko virtual Anda di benak para pelanggan.
Maka lakukan testing kecepatan akses dengan menggunakan alat-alat yang ada di internet. Jika Anda tidak terlalu paham menggunakan alat-alat penguji kecepatan akses tersebut, silahkan coba akses situs web penyedia jasa layanan web hosting tersebut.
Jika situs web penyedia jasa layanan web hosting tersebut relatif cepat waktu aksesnya maka Anda dapat menempatkan dalam daftar nominasi.
Selain itu coba akses beberapa situs web yang di-hosting di tempat penyedia jasa layanan web hosting tersebut. Jika cukup cepat ditampilkan halaman-halaman webnya maka Anda pun dapat menambahkan poin positif pada penyedia jasa layanan web hosting tadi.
Biasanya beberapa penyedia jasa layanan web hosting menyediakan masa percobaan gratis selama kurang lebih seminggu.
Gunakan fasilitas tersebut untuk mengujinya. Jika fasilitas tersebut tidak ada, sebaiknya Anda tidak memasukkan penyedia jasa layanan web hosting tersebut dalam daftar nominasi.
Mintalah pendapat dari berbagai pihak. Anda dapat melakukan peninjauan di internet atau meminta masukan di berbagai mailing-list untuk memperoleh informasi dari pengalaman orang-orang yang pernah menggunakan jasa dari penyedia layanan web hosting yang akan Anda pilih.
Periksa bagaimana fasilitas yang disediakan oleh masing-masing penyedia jasa layanan web hosting.
Hal penting bagi Anda yang cukup minim pengetahuan pengelolaan webnya, periksa feature-feature di aplikasi panel site manager milik penyedia jasa layanan web hosting tersebut.
Aplikasi panel site manager ini sangat penting bagi Anda. Melalui aplikasi panel site manager, Anda dapat melakukan pengelolaan teknis atas situs web yang dihosting seperti membuat account e-mail, mengelola database, menambah user, menambah subdomain, dsb.
Kualitas aplikasi panel site manager ini pun dapat menjadi tolok ukur kualitas teknis dari penyedia jasa layanan web hosting tersebut. Semakin lengkap, aman dan mudah digunakan serta terus-menerus di-update maka dapat dinilai bahwa tim teknis di penyedia jasa layanan web hosting tersebut kompeten dalam tugasnya.
Periksa kepemilikan dan manajemen dari perusahaan/lembaga pengelola penyedia jasa layanan web hosting tersebut.
Saat ini banyak sekali kasus-kasus penggelapan dan penipuan berkedok penyedia jasa layanan web hosting.
Untuk memastikan keabsahannya, luangkan waktu untuk memeriksa apakah penyedia jasa layanan web hosting tersebut benar-benar ada. Setidaknya pilihlah penyedia jasa layanan web hosting yang sudah beroperasi minimal selama 7 tahun.
Jangan lupakan hal penting ini. Pastikan bahwa kontak Anda tercantum dalam formulir registrasi elektronik nama domain internet webstore milik Anda.
Hal ini setidaknya akan memastikan Anda selalu memperoleh informasi terkini dari pengelola nama domain internet terutama peringatan untuk registrasi ulang tahunan.
Jika ingin lebih yakin lagi, buatlah perjanjian legal tentang kepemilikan nama domain internet tersebut antara Anda dengan penyedia jasa layanan web hosting tersebut.
Setelah proses di atas dilaksanakan, silahkan daftar ke penyedia jasa layanan web hosting yang Anda percaya.
Biasanya mereka akan memberikan diskon untuk pembayaran lunas di awal untuk periode enam bulan atau satu tahun.
Kalau tidak ada diskon, mungkin sebaiknya Anda melakukan peninjauan ulang atas pilihan tersebut
Hare gene gak ngaseh diskon…
Nah, setelah selesai dibangun di lokal komputer pribadi Anda, sekarang saatnya meng-upload file-file aplikasi web store milik Anda ke server di internet yang disediakan oleh penyedia jasa layanan web hosting yang sudah dipilih.
Tentu saja langkah terakhir adalah melakukan publikasi atas Webstore Anda. Sebarkan alamatnya di berbagai milis, kop surat, kartu nama, blog pribadi Anda, dsb.
Uji tingkat kunjungan dan kelakuan para pengakses webstore milik Anda tersebut dengan aplikasi khusus seperti webalizer. Biasanya penyedia jasa layanan hosting menyediakan fasilitas sejenis webalizer ini. Jika tidak, sebaiknya Anda tidak memilihnya
Nah, ternyata membangun sebuah Online Webstore itu cukup mudah kan?
Masih susah juga? Insya Alloh saya siap membantu selama sedang online (mumpung masih gratis lho konsultasinya
)
Popularity: 7% [?]
Topik yang mungkin Terkait:
- Ngeblog yang (Relatif) Aman dan Mandiri
- Fakta Tentang Kehandalan FOSS (Free Open Source Software)
- Bisnis Online Memiliki Prospek Bagus?
- Kenapa Nggak Pakai Nama Domain Indonesia?
- Tips Membangun On-line Transaction Portal untuk Mendukung Sales & Marketing Bisnis Anda
- Anggaran TI (Information Technology Budgeting) Bagian IV
- Harga BBM Melangit? Buka Toko On-line Saja!
- Outsourcing: Trend Bisnis Mutakhir?
- Potong Investasi Teknologi Informasi Anda dengan FLOSS..
- Pengakses yang Sedang Online
- Perbandingan Fokus Internal Control antara CoBIT, eSAC dan COSO
- Mengapa Tidak Ada Harga Standar Pembangunan Software Komputer?
- Anggaran TI (Information Technology Budgeting) Bagian V
- Nostalgia Memasarkan Open Source 8 Tahun Lalu..
- Anggaran TI (Information Technology Budgeting) Bagian VI

Wah baris yang terakhir boleh juga tuh PAk Setiabudi…
Lagi mau bikin on-line store nich…
Di bookmark dulu deh… nanti kalau pusing bisa diganggu kan pak…
Wasalam
Sony
Pak saya member TDA, dan sudah coba bikin blog di edesblog.wordpress, tapi koq tulisan saya ga bisa tampil ya….? trus utk bisa add link ke blog teman2 TDA lain gmn ya….?
Sukron & wassalam,
Edy Sulastomo
@ Pak Sony:
Boleh pak.. silahkan saja
@Pak Edy:
Kemungkinan setting database ada masalah pak.
Kalau tidak coba ganti template tampilannya.
Untuk add link bisa lewat menu blogroll di wordpress.
Wassalaam
maaf pak,
saya abis bangkrut, skrg punya bisnis kecil2an, mau coba marketing lwt intrnet.
kasih tau dong pak link untuk belajar online marketing, tapi yang mudah(maklum gaptek) dan gratis(maklum lagi bangkrut)
maaf, banyak mohon maklum.
makasih pak
@ roni:
Halo Pak Roni..
Online marketing?
Mungkin harus diawali dengan membangun sebuah situs yang bisa dijadikan sebagai katalog on-line.
Katalog on-line ini bisa menggunakan layanan blog gratis atau hosting gratis lainnya.
Misalkan blogspot atau mutliply.
Biasanya sih pengoperasiannya relatif mudah diikuti oleh orang yang masih awam teknis.
Tapi yaaa.. orang Indonesia itu suka males baca manual, jadi sekalipun sudah ada manualnya lengkap nggak banyak menolong karena jarang dibaca
Selamat mencoba & salam..