Sebagai mahluk sosial tentunya kita sering berinteraksi dengan banyak orang. Tentunya pula orang-orang yang kita kenal tersebut memiliki nama
.
Mengingat nama orang yang berkenalan dengan kita adalah hal yang sangat penting dan sangat besar pengaruhnya bagi hubungan baik kita dengan orang lain.
Saya punya pengalaman yang cukup unik, Big Boss lembaga yang sering memberikan pekerjaan kepada saya sejak tahun 2004 sampai hari ini masih memanggil saya “Haris”. Padahal sudah berkali-kali saya mengajukan revisi kalau panggilan saya adalah “Aris”
.
Sebenarnya ada beberapa tips dan teknik yang diberikan oleh para ahli etika pergaulan dalam menyiasati masalah dalam mengingat nama kenalan baru kita.
Tips tersebut adalah sebagai berikut:
- Pada saat berjabat tangan atau dikenalkan pada kenalan baru kita berkonsentrasilah pada saat namanya disebutkan.
- Tegaskan kembali nama yang disebutkan pada yang bersangkutan dengan pengucapan dan lafal yang jelas namun tetap sopan.
- Selalu dahului dengan memanggil namanya pada saat berbicara dengan kenalan baru tersebut.
- Cari identifikasi unik pada fisik orang tersebut yang kira-kira bisa mewakili namanya. Misalkan kenalan baru tersebut bernama “Aris” maka kita tinggal mengkaitkan dengan garis mukanya yang tidak simetris, hehehe..
- Tapi mungkin ide gila (atau malah brilian) adalah memasang foto kita pada kartu nama kita dengan harapan orang akan selalu ingat pada saat melihat kartu nama kita.
Lepas dari hal tersebut mungkin anekdot berikut bisa memberikan pencerahan pada kita:
“Haris, coba tolong kemari,” kata Presiden Republik Ngaco kepada saya.
“Aries Pak,” jelas saya.
“Oh, iya Boris..” balas Bapak Presiden.
“Aries Pak,” jelas saya lagi.
“Ya,ya.. Gories.. tolong kemari,” perintah Bapak Presiden kepada saya.
“Aries Pak,” tegas saya.
“Ya,ya,ya.. siapapun kamu tolong kesini,” tegas Bapak Presiden kepada saya.
GUBRAAAKK…
Popularity: 3% [?]
Topik yang mungkin Terkait:
- Kenapa Nggak Pakai Nama Domain Indonesia?
- Borong Aja Sendiri.. Pasti Orang Penasaran!!
- Pentingnya Menetapkan Visi dan Misi Bisnis Anda
- Siapa Bilang Orang Nonmuslim Tidak Bisa Masuk Surga?
- Para Mentor & Panutan Bisnis Saya (yang kata orang sih nggak mutu..)
- Makan Bersama Orang Nonmuslim Haram?
- Tips Mengukur Kualitas Aplikasi Perangkat Lunak untuk “Orang Awam”
- Ulasan Buku: Rahasia Bisnis Orang Jepang
- Perdana Menteri Turki Bikin Malu Saja..
- Profit Oriented VS Berkah Oriented
- Iblis Memang Luar Biasa Dahsyat!
- Merdeka euy.. (Kata Aki Ucup sih Enakan Jaman Belanda..)
- Pria Tangguhkah Kamu?
- Anda Kurang Usaha Demi Mencapai Kebebasan Finansial dan Pensiun di Usia Muda
- Melihat Secara Menyeluruh/Melingkar

10 Komentar Terakhir