Saat ini kebetulan saya dan tim sedang terlibat dalam pengembangan aplikasi software SIMRS (Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit) di sebuah unit usaha pelayanan kesehatan yang memiliki cabang di berbagai home clinic di bawah naungan sebuah BUMN terkemuka di negeri ini.
Seperti biasa, selalu ada tantangan yang muncul saat mengeksekusi pembangunan sebuah sistem informasi dari berbagai aspek.
Apalagi target dari pembangunan ini adalah terintegrasinya seluruh cabang-cabang unit pelayanan kesehatan tesebut yang tersebar di berbagai area yang berjauhan dengan mengandalkan sistem jaringan komunikasi data elektronik yang disediakan oleh sebuah ISP yang mengaku tercepat tapi sangat terlambat untuk urusan dukungan pelanggan.
Walaupun secara teknis tim kami mampu mengeksekusi ke dalam sebuah program aplikasi berbasis open source dan web, kunci utama dari kelancarannya adalah pada koordinasi yang baik dengan tim SME (subject matter expert).
SME (subject matter expert) secara sederhana adalah satu orang atau lebih yang memiliki pemahaman yang utuh dan benar mengenai business process dari organisasi yang akan memanfaatkan sebuah aplikasi software sistem informasi yang sedang dibangun.
Keberadaan SME tentu saja sangat penting karena pihak inilah yang akan memberikan arahan tentang bagaimana aplikasi software yang dibangun dapat memenuhi setiap tujuan (objectives) dari organisasi yang menggunakannya.
Dalam kasus pengembangan aplikasi software rumah sakit ini, kami merekrut SME dari pihak internal yang mewakili masing-masing departemen yang terkait dengan modul-modul dan fitur-fitur yang dikembangkan.
Secara profesional tim SME tersebut kami rekrut dan menyediakan waktu khusus di luar jam kerjanya untuk memberikan asistensi atas sistem informasi manajemen rumah sakit tersebut.
Bahkan dalam waktu maupun kondisi tertentu, tim SME tersebut kami boyong secara khusus ke kantor kami yang berbeda kota untuk mempercepat proses penyelesaian gap analysis mengenai arsitektur maupun sistem yang dibangun.
Alhamdulillah, pendekatan ini ternyata dapat mengakselerasi penyelesaian pengembangan aplikasi software SIMRS secara efektif dan efisien.
Popularity: 2% [?]
Topik yang mungkin Terkait:
- Pemanfaatan CMM (Capability Maturity Model) Dalam Pengembangan Aplikasi Software
- Posisi Penting Seorang CIO
- Menyusun Proposal Teknis Pengembangan Aplikasi Software
- Manajemen Proyek Pengembangan Aplikasi Perangkat Lunak Komputer
- Tips Mengukur Kualitas Aplikasi Perangkat Lunak untuk “Orang Awam”
- Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) Terbaik
- Saya Anti Microsoft?
- MetaCare: Road to INAICTA 2010 Open Source Category Winner
- SSL dan CA, Aspek Penting yang Sering Dilupakan Saat Membangun e-Commerce
- AWAS, Jangan Terjebak Harga Aplikasi Software Murah!!
- Lima Tips dalam Penyusunan Anggaran TI yang Baik
- Mencari yang Mau Menerima Kebaikan Saja kok Susah..
- Ini Dia: “10 Aplikasi Buat Chatting via HaPe”
- Perlukah IT Auditor Terlibat UAT?
- Data Lebih Lengkap Soal Razia Illegal Software Di Tempat Publik

10 Komentar Terakhir