Banyak orang (lagi-lagi) bertanya tentang resolusi saya untuk satu tahun ke depan. Tentu saja, lagi-lagi saya menjawab bahwa resolusi saya bukanlah sebuah perwujudan tekad yang harus saya capai dalam rentang waktu tertentu.
Menjalani hidup dengan bahagia dan membahagiakan orang lain setiap saat adalah resolusi hidup saya tiada henti. Resolusi yang tidak dibatasi oleh ruang dan waktu.
Memang terdengar tidak bermutu dan tidak memiliki arah tujuan yang jelas. Padahal dimana-mana orang mengklaim kesuksesan mereka karena proposal atau peta jalan hidup yang mereka buat.
Buat saya pribadi proposal hidup saya sudah pasti, menjadi manusia yang mampu menjadi bagian dari solusi kehidupan yang ada. Masalah kapan saya harus punya mobil, kapan saya harus punya rumah, kapan harus punya apapun tidak menjadi penting.
Yang penting adalah pencapaian atas target “semakin banyak kebermanfaatan saya” selama hidup ini. Jika kemudian hal ini membuat saya bisa punya rumah, punya mobil, punya apapun maka itu adalah bonus atas proses pengabdian kepada-Nya secara menyeluruh.
Popularity: 1% [?]
Topik yang mungkin Terkait:
- Apa Resolusi Saya di 2008?
- Catatan Kecil Rakernas Rumah Zakat 2010
- Siap Menghadapi Sesuatu yang Tidak Siap Kita Hadapi
- Apakah Kriteria Suksesmu?
- Mas.. Saya Kena PHK.. Terus Bagaimana Saya Mencari Nafkah?
- Dialog Nasib & Takdir
- MetaCare: Road to INAICTA 2010 Open Source Category Winner
- Haruskah Kita Menjadi Kaya?
- Ngapain Kamu Sholat?
- Haahhh.. Kamu Nggak Bisa Bayar Qurban?
- Nggak Malu Ribut Melulu Ngomongin Hak?
- Haruskah Menjadi Wirausahawan?
- Oleh-Oleh Mudik Lebaran 2008
- Neo NATO… No Action Think Only..
- Siapa Bilang Orang Nonmuslim Tidak Bisa Masuk Surga?

huaaaaa,,,,
ngegubrak deh baca kata-katanya…hmm….setuju resolusi seumur hidup ya jadinya…