Berikut ini adalah 5 (Lima) Elemen Kunci dalam penetapan obyektif dari Internal Control:
- Pengendalian Lingkungan (Control environment)
- Penilaian Kontrol Resiko (Risk assessment)
- Prosedur Pengendalian (Control procedures)
- Pengawasan (Monitoring)
- Informasi dan Komunikasi (Information and communication)
Manajemen harus memiliki komitmen dalam praktek bisnis secara etis serta mengikuti seluruh prosedur kendali yang sudah ditetapkan.
Setiap bagian dalam organisasi wajib mengidentifikasi dan menekan resiko internal yang mungkin terjadi.
Dalam mencapai prosedur pengendalian yang baik maka setiap pegawai sebaiknya sudah terlatih dengan prosedur tersebut dan selalu diawasi dalam pelaksanaannya.
Selain itu sebaiknya dilakukan rotasi penugasan sehingga masing-masing pegawai dapat mencapai kesepahaman mengenai sistem prosedur pengendalian di dalam organisasi.
Untuk mencapai kendali yang baik maka definisikan secara jelas tanggung jawab pekerjaan dan sistem penilaian kinerja masing-masing tugas yang dilaksanakan oleh para pegawai.
Pemisahan tanggung jawab sebaiknya dilakukan untuk setiap operasi yang terkait terutama yang terkait dengan aset dan penilaian.
Selalu gunakan bukti keamanan yang terukur seperti menggunakan alat-alat berikut:
Menggunakan cash register untuk mencatat penjualan
Selalu secepatnya menyimpan uang tunai ke rekening bank
Menggunakan petugas keamanan dari luar atau memasang kamera pengawas keamanan
Gunakan beberapa sistem prosedur yang dapat memberikan peringatan dini atas kejadian ketidakjujuran atau penipuan.
Kumpulkan dan komunikasikan informasi terkait untuk menilai kelayakan serta mengawasi pelaksanaan kontrol internal.
Popularity: 2% [?]
Topik yang mungkin Terkait:
- Perbandingan Fokus Internal Control antara CoBIT, eSAC dan COSO
- Pemanfaatan IT: “Dilema Outsourcing atau Internal Development”
- Pemanfaatan IT: “Dilema Outsourcing atau Internal Development” Bagian 2
- Empati: “Kunci Pemasaran Efektif”
- Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) Terbaik
- Gambaran Umum Pekerjaan Auditor IT/IS
- Pemanfaatan CMM (Capability Maturity Model) Dalam Pengembangan Aplikasi Software
- Anggaran TI (Information Technology Budgeting) Bagian III
- Anggaran TI (Information Technology Budgeting) Bagian V
- Fakta Tentang Kehandalan FOSS (Free Open Source Software)
- Apakah Manfaat Sistem Informasi Bagi Bisnis Anda?
- Sebenarnya Apa Sih ERP Itu? Plus Apa Manfaatnya?
- Posisi Penting SME (Subject Matter Expert) dalam Pengembangan Aplikasi Sofware
- Mengembangkan dan Mempertahankan Industri Kreatif
- IT Audit Standard Tools/Framework (Bagian I)

10 Komentar Terakhir