“Open Source Software hanyalah tren sesaat. Suatu saat gerakan ini akan hilang dan pihak-pihak yang menggunakannya akan dirugikan di masa depan.”
Demikian pernyataan dari seorang pakar teknologi informasi nasional menyampaikan pendapatnya dalam sebuah acara diskusi panel.
Pernyataan tersebut memang terkesan provokatif. Sebagaimana di awal-awal kemunculannya dulu, gerakan open source software yang ijin penggunaannya yang bebas biaya banyak dianggap akan segera hilang.
Hilang karena jika mengacu kepada prinsip ekonomi konvensional, darimana si pengembang software tersebut memperoleh nilai ekonomisnya jika hasil kerja kerasnya kemudian diberikan secara cuma-cuma pada orang banyak?
Atau istilah kasarnya, dapet duit darimana mereka itu bikin software gratis? Masa capek-capek kerja digratisin terus, pasti suatu saat nggak gratis lagi tuh..
Jika berfikir dengan pendekatan konsep untung-rugi, tentunya hal-hal tersebut benar adanya.
Namun harus kita sadari bahwa selalu ada perubahan maupun pergeseran nilai dalam hidup ini. Nilai-nilai kapitalis yang begitu eksploitatif dan serakah sudah mulai dijauhi oleh generasi saat sekarang.
Generasi sekarang yang melihat ketidakadilan atas pemanfaatan teknologi informasi yang dimonopoli oleh segelintir pebisnis adalah kondisi yang tidak sehat. Apapun alasannya, monopoli adalah kata lain dari serakah.
Berangkat dari hal tersebut muncullah gerakan open source yang merupakan bentuk reaksi perlawanan atas kemapanan para pebisnis teknologi informasi yang cenderung anti kolaborasi dan main caplok saja.
Sehingga saya yakin, gerakan open source tidak akan pernah mati. Gerakan ini muncul sebagai penyeimbang atas kondisi minim alternatif di masyarakat.
Selain itu, secara moral dapat dipahami bahwa selama sesuatu bernilai manfaat yang sangat besar, pasti akan selalu ada partisipan dan kontributornya.
Dan yang lebih penting lagi, tidak selalu segala sesuatu dapat dinilai dengan uang..
Popularity: 3% [?]
Topik yang mungkin Terkait:
- Open Source Software = Freeware = Software Gratis = Layanan Gratis?
- Nostalgia Memasarkan Open Source 8 Tahun Lalu..
- Fakta Tentang Kehandalan FOSS (Free Open Source Software)
- Fenomena “nyantai aja” pake software bajakan..
- Sistem Informasi “Bukan” Sekedar Software Engineering!
- Saya Anti Microsoft?
- Mengapa Tidak Ada Harga Standar Pembangunan Software Komputer?
- Data Lebih Lengkap Soal Razia Illegal Software Di Tempat Publik
- Menyusun Proposal Teknis Pengembangan Aplikasi Software
- AWAS, Jangan Terjebak Harga Aplikasi Software Murah!!
- Tips Menghitung Anggaran Biaya Software Development/Engineering
- Potong Investasi Teknologi Informasi Anda dengan FLOSS..
- Pemanfaatan CMM (Capability Maturity Model) Dalam Pengembangan Aplikasi Software
- Demokrasi Hanya Sekedar Buying Trance?
- Hasta la victoria siempre! Sampai kemenangan abadi nanti!

hanya masalah kebiasaan aja menurut saya kenapa masyarakat kita belum menggunakan open source..
trims mas setiabudi..
@ mora_hr:
Halo Bapak/Ibu (?) Mora,
Terima kasih kembali.